Menyendiri di Akhir Hidup: Pelajaran dari Jepang dan Implikasinya untuk Kapuas

Gambar
  Pendahuluan: Saat membaca salah satu subyek email dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health – Global Health Now yang berjudul “Dying Alone in Japan”, saya langsung membuka email tersebut dan mencari tautan untuk membaca artikelnya. Rupanya artikel ini dari The Guardian ( Life at the heart of Japan’s lonely deaths epidemic: ‘I would be lying if I said I wasn’t worried’ | Japan | The Guardian ). Sedih juga membacanya, bagaimana begitu banyak orang tua di Jepang yang meninggal dalam keadaan tidak ditemani oleh siapa pun. Bahkan ada yang tetangganya baru mengetahui yang bersangkutan meninggal setelah lima bulan. Hal ini mengingatkan penulis saat tinggal di barak di Kelvin Grove Road, Brisbane, Australia. Di samping barak yang penulis tempati, ada seorang nenek. Setiap hari nenek tersebut dikunjungi oleh seorang kakek yang sering mengetuk pintu kamarnya, kemudian menanyakan bagaimana kabarnya. Setelah penulis baca-baca tentang kehidupan di Australia, ternyata kakek tersebut mel

Belajar dari iklan "Sale"

Admin termasuk orang yang sering termakan dengan iklan "Sale". Iklan-iklan selalu ditawarkan dengan waktu yang sangat terbatas, tapi selalu berlangsung sepanjang tahun. Dari semua produk-produk yang ditawarkan dalam "Sale" tersebut, untuk yang memang banyak diminati orang, harganya tidak pernah turun dari harga normalnya. Kalaupun terkesan murah, karena ada unsur-unsur bonusnya, yang orang sering kali tidak memerlukannya. Bila ada "Sale" yang harganya dibawah harga normal, maka biasanya barang tersebut tidak laku atau kurang diminati orang.

Itulah keberhasilan para ahli iklan, mereka selalu membuat hal-hal yang menarik seperti:
  • harga yang sangat murah
  • waktu yang sangat terbatas
hal seperti ini membuat orang tidak berpikir panjang tentang apa yang sebenarnya mereka perlukan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan