Memahami Al-Qur’an lewat Nama-Nama Allah: Kunci Membaca dengan Hati yang Tenang

Gambar
  Sebagian dari kita pernah mengalami ini: membaca terjemahan Al-Qur’an, lalu merasa “kok ayat ini keras ya?” atau bingung ketika menemukan kisah kehancuran kaum terdahulu, peringatan neraka, atau larangan yang terasa berat. Akibatnya, ada yang jadi menjaga jarak dari Al-Qur’an—padahal kita yakin kitab ini adalah petunjuk dan rahmat. Sebuah tulisan dari Yaqeen Institute menjelaskan satu kunci penting agar pengalaman membaca Al-Qur’an menjadi lebih “nyambung”: kenali dulu siapa Allah yang “berbicara” dalam Al-Qur’an, terutama lewat nama-nama dan sifat-sifat-Nya . Saat “gambar Allah” di hati kita benar—bahwa Dia Mahapengasih, Mahaadil, Mahabijaksana, dan Maha menjaga—cara kita memahami ayat-ayat Al-Qur’an pun berubah.  Mengapa cara pandang kita menentukan “rasa” saat membaca? Penulis memberi analogi sederhana: bayangkan Anda tersesat dan menerima surat petunjuk. Jika Anda percaya pengirim surat itu sangat peduli, sangat cerdas, dan memahami keadaan Anda, Anda akan membaca surat ...

Cerdas dalam beramal - Ustadz Muhammad Nurani

Ustadz Muhammad Nurani menyampaikan tausiyah
Hidup sesaat ini tapi sangat menentukan di akhirat. Hidup kita di akhirat tidak terbatas. Kehidupan di dunia yang sangat sebentar ini jangan di sia-siakan. Akhirat hanya kita dengar berupa cerita. Ketika kita meninggal, akhirat menjadi alam nyata dan dunia menjadi cerita. Mudah-mudahan cerita kita menjadi cerita yang membanggakan kelak di akhirat.

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (Q.S. Al-Ashr, 103: 1-3)

Waktu kita, siapapun dia, waktunya sama, hanya 24 jam. Siapa yang memintakan ampunan untuk orang mu’min dan mu’minat maka dia dapat pahala sebanyak kaum Muslimin dan Muslimat yang ada. Jadilah kalian adalah orang yang cerdas dalam beribadah. Baca al-ikhlas 3 kali sama dengan baca satu Qur’an. Shalat Subuh berjama’ah kemudian berzikir sampai terbit matahari maka dapat pahala Haji dan Umrah.

Ulama: kalau kita ada masalah di dunia berarti ada masalah dengan Allah. Dalilnya adalah:

..... Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. (Q.S. Ath-Thalaq, 65: 2)

Niatkan amal dengan ikhlas. Barangsiapa yang memenuhi kebutuhan orang yang membutuhkan maka dia dihitung pahalanya seperti I’tikaf selama sebulan.

Ada sahabat yang protes bahwa ada yang shalat malam bacaannya cuma al-ikhlas. Kata Nabi, surat al-ikhlas itu setara 10 juz Qur’an.

Anak Nabi Adam yang pertama kali membunuh, maka paling banyak dosanya. Karena dosa membunuh ditransfer kepadanya.

Kalau pun harus melakukan dosa, lakukanlah tanpa dilihat orang agar tidak bisa ditiru. Orang yang beruntung adalah orang yang mati dan mati pula dosanya. Orang yang rugi adalah orang yang mati tapi dosanya hidup terus.

Banyak fitnah di media sosial. Jangan men-share berita yang tidak benar.
Amalan-amalan pintu rezeki, misalnya sedekah waktu subuh. „Setiap Subuh malaikat berdo’a pada orang yang bersedekah agar diberi tambahan.“

Bersedekah paling utama adalah orang yang dekat (mulai dari keluarga). Bersedekah untuk keluarga dapat dua pahala (pahala silaturahmi dan pahala sedekah). 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas