Membayangkan Adaptasi Iklim di Kota: Dari “Bangun Infrastruktur” ke “Belajar Bersama”

Gambar
  (Pelajaran dari webinar IMAGINE Adaptation dan ide penerapannya untuk Kabupaten Kapuas) Perubahan iklim bukan lagi cerita masa depan. Kita sudah merasakannya lewat cuaca yang makin tidak menentu, banjir yang datang lebih sering, hari-hari panas yang menyengat, atau musim yang bergeser. Pertanyaannya bukan lagi “apakah perubahan iklim terjadi?”, melainkan: bagaimana kita beradaptasi, dan bagaimana kita tahu adaptasi itu berhasil? Dalam webinar publik yang menandai tahun keempat proyek riset IMAGINE Adaptation (didanai European Research Council), para peneliti dari BC3 (Basque Centre for Climate Change) memaparkan satu gagasan penting: adaptasi tidak bisa dinilai hanya dari daftar target dan angka-angka . Adaptasi harus dipahami sebagai proses sosial—bahkan politik—yang melibatkan nilai, pengalaman, dan pengetahuan lokal. Dan untuk bisa mengevaluasi adaptasi, kita harus lebih dulu membayangkan bersama : adaptasi yang “baik” itu seperti apa bagi warga? Berikut rangkuman gagasan...

Cerdas dalam beramal - Ustadz Muhammad Nurani

Ustadz Muhammad Nurani menyampaikan tausiyah
Hidup sesaat ini tapi sangat menentukan di akhirat. Hidup kita di akhirat tidak terbatas. Kehidupan di dunia yang sangat sebentar ini jangan di sia-siakan. Akhirat hanya kita dengar berupa cerita. Ketika kita meninggal, akhirat menjadi alam nyata dan dunia menjadi cerita. Mudah-mudahan cerita kita menjadi cerita yang membanggakan kelak di akhirat.

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (Q.S. Al-Ashr, 103: 1-3)

Waktu kita, siapapun dia, waktunya sama, hanya 24 jam. Siapa yang memintakan ampunan untuk orang mu’min dan mu’minat maka dia dapat pahala sebanyak kaum Muslimin dan Muslimat yang ada. Jadilah kalian adalah orang yang cerdas dalam beribadah. Baca al-ikhlas 3 kali sama dengan baca satu Qur’an. Shalat Subuh berjama’ah kemudian berzikir sampai terbit matahari maka dapat pahala Haji dan Umrah.

Ulama: kalau kita ada masalah di dunia berarti ada masalah dengan Allah. Dalilnya adalah:

..... Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. (Q.S. Ath-Thalaq, 65: 2)

Niatkan amal dengan ikhlas. Barangsiapa yang memenuhi kebutuhan orang yang membutuhkan maka dia dihitung pahalanya seperti I’tikaf selama sebulan.

Ada sahabat yang protes bahwa ada yang shalat malam bacaannya cuma al-ikhlas. Kata Nabi, surat al-ikhlas itu setara 10 juz Qur’an.

Anak Nabi Adam yang pertama kali membunuh, maka paling banyak dosanya. Karena dosa membunuh ditransfer kepadanya.

Kalau pun harus melakukan dosa, lakukanlah tanpa dilihat orang agar tidak bisa ditiru. Orang yang beruntung adalah orang yang mati dan mati pula dosanya. Orang yang rugi adalah orang yang mati tapi dosanya hidup terus.

Banyak fitnah di media sosial. Jangan men-share berita yang tidak benar.
Amalan-amalan pintu rezeki, misalnya sedekah waktu subuh. „Setiap Subuh malaikat berdo’a pada orang yang bersedekah agar diberi tambahan.“

Bersedekah paling utama adalah orang yang dekat (mulai dari keluarga). Bersedekah untuk keluarga dapat dua pahala (pahala silaturahmi dan pahala sedekah). 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas