Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Cerdas dalam beramal - Ustadz Muhammad Nurani

Ustadz Muhammad Nurani menyampaikan tausiyah
Hidup sesaat ini tapi sangat menentukan di akhirat. Hidup kita di akhirat tidak terbatas. Kehidupan di dunia yang sangat sebentar ini jangan di sia-siakan. Akhirat hanya kita dengar berupa cerita. Ketika kita meninggal, akhirat menjadi alam nyata dan dunia menjadi cerita. Mudah-mudahan cerita kita menjadi cerita yang membanggakan kelak di akhirat.

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (Q.S. Al-Ashr, 103: 1-3)

Waktu kita, siapapun dia, waktunya sama, hanya 24 jam. Siapa yang memintakan ampunan untuk orang mu’min dan mu’minat maka dia dapat pahala sebanyak kaum Muslimin dan Muslimat yang ada. Jadilah kalian adalah orang yang cerdas dalam beribadah. Baca al-ikhlas 3 kali sama dengan baca satu Qur’an. Shalat Subuh berjama’ah kemudian berzikir sampai terbit matahari maka dapat pahala Haji dan Umrah.

Ulama: kalau kita ada masalah di dunia berarti ada masalah dengan Allah. Dalilnya adalah:

..... Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. (Q.S. Ath-Thalaq, 65: 2)

Niatkan amal dengan ikhlas. Barangsiapa yang memenuhi kebutuhan orang yang membutuhkan maka dia dihitung pahalanya seperti I’tikaf selama sebulan.

Ada sahabat yang protes bahwa ada yang shalat malam bacaannya cuma al-ikhlas. Kata Nabi, surat al-ikhlas itu setara 10 juz Qur’an.

Anak Nabi Adam yang pertama kali membunuh, maka paling banyak dosanya. Karena dosa membunuh ditransfer kepadanya.

Kalau pun harus melakukan dosa, lakukanlah tanpa dilihat orang agar tidak bisa ditiru. Orang yang beruntung adalah orang yang mati dan mati pula dosanya. Orang yang rugi adalah orang yang mati tapi dosanya hidup terus.

Banyak fitnah di media sosial. Jangan men-share berita yang tidak benar.
Amalan-amalan pintu rezeki, misalnya sedekah waktu subuh. „Setiap Subuh malaikat berdo’a pada orang yang bersedekah agar diberi tambahan.“

Bersedekah paling utama adalah orang yang dekat (mulai dari keluarga). Bersedekah untuk keluarga dapat dua pahala (pahala silaturahmi dan pahala sedekah). 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"