Ingin Memengaruhi Seseorang? Bukan Menggurui Jawabannya, Tapi Mendengarkan

Gambar
  Dalam hidup, kita seringkali ingin orang lain memahami dan menerima sudut pandang kita. Entah itu dengan pasangan, teman, atau rekan kerja. Ketika dihadapkan pada perbedaan pendapat mengenai sesuatu yang kita anggap penting, insting pertama kita biasanya adalah berusaha sekuat tenaga mempertahankan posisi kita. Kita merasa perlu untuk menjelaskan argumen kita sejelas mungkin. Namun, pernahkah Anda sadar bahwa semakin kuat Anda memegang pendapat, semakin sempit pula ruang percakapan yang ada? Diskusi yang seharusnya menjadi ajang eksplorasi ide berubah menjadi ajang saling melindungi ego. Begitu seseorang merasa diserang dan masuk ke mode bertahan, akan sangat sulit untuk mencapai kemajuan apa pun. Kekuatan dari Merasa Didengarkan Ternyata, ada cara lain yang lebih efektif. Cara tercepat untuk memengaruhi seseorang bukanlah dengan menggurui, melainkan dengan mendengarkan. Sebuah studi pada tahun 2017 oleh para peneliti Guy Itzchakov, Avraham Kluger, dan Dotan Castro membuktikan ha...

RSUD Kapuas cetak "pelatih" pencegahan dan pengendalian infeksi

Nurdiana (kelima dari kanan)
Melatih seluruh staf rumah sakit tentang pencegahan dan pengendalian infeksi merupakan tantangan yang cukup besar bagi RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas. Rumah sakit ini memiliki lebih dari 500-an orang karyawan. Dalam rangka melakukan efisiensi, rumah sakit mengirimkan seorang Infection Prevention Control Nurse (IPCN) yaitu Nurdiana, untuk mengikuti pelatihan Training of Trainer (TOT) Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI).

Diharapkan setelah beliau selesai mengikuti pelatihan ini, beliau berhak melatih dan memberikan sertifikat kepada para staf rumah sakit yang mengikuti pelatihan yang diberikannya. Selain itu Nurdiana juga berhak memberikan pelatihan tentang PPI di rumah sakit-rumah sakit lain. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas