Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pemadaman Aliran Listrik

Perbaikan trafo di pertigaan Ahmad Yani dan Tambun Bungai
Saat melintasi lampu merah di pertigaan Jalan Ahmad Yani dan Jalan Tambun Bungai pada hari Rabu, 3 Agustus 2017, admin melihat para petugas PLN sedang memperbaiki trafo di dekat Kejaksaan Negeri Kuala Kapuas. Admin menyangka inilah penyebab pemadaman yang berlangsung dari pukul 10.00 - 13.00 WIB hari ini. Ternyata waktu di cek kembali surat edaran pemadaman aliran listrik dari PLN tertanggal 2 Agustus 2017, terjadi pemadaman tersebut dilakukan karena adanya penggantian tiang listrik yang condong di pertigaan Jalan Kalimantan dan Jalan Sumatera.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"