The Salahuddin Generation (Ep. 9) — One Sultan vs. All of Europe - Saat Kemenangan Justru Mengundang Perang Baru

Gambar
  Kita sering mengira kemenangan adalah garis finish. Padahal dalam banyak perjuangan—dakwah, kepemimpinan, bahkan perubahan diri—kemenangan justru mengundang babak berikutnya: serangan balik . Episode ini menunjukkan satu prinsip besar yang jarang disadari: “Victory does not end wars. It invites them.” Kemenangan tidak otomatis mengakhiri perang—ia sering memanggil perang yang lebih besar . Setelah Yerusalem dibebaskan, umat bergembira. Namun Salahuddin membaca kenyataan yang pahit: musuh belum habis—yang baru mulai adalah perang sesungguhnya. 1) Prinsip Serangan Balik: Setelah Menang, Musuh Tidak Diam Salahuddin memahami, tentara Salib di Syam bukan berdiri sendiri. Mereka punya “suplai superpower”: Eropa —yang bisa mengirim pasukan, senjata, logistik, mesin pengepungan, dan kapal-kapal perang kapan saja. Maka kemenangan besar atas pasukan Salib lokal bukan akhir cerita. Itu adalah pemicu : Eropa akan tersentak, harga diri mereka terpukul, dan mereka akan mengir...

Pengalaman menggunakan "Workplace oleh Facebook"

Beranda Workplace by Facebook
Workplace oleh Facebook mulai bisa digunakan secara gratis oleh lembaga pendidikan lembaga non pemerintah (Non Governmental Organization - NGO) di Indonesia. Admin mendaftarkan salah satu sekolah di Kuala Kapuas untuk bisa menggunakan fasilitas ini secara gratis.

Prosesnya cukup rumit. Mereka yang ingin menggunakan "Workplace" ini harus memiliki akun "business" (bisnis) misalnya @akperkapuas.ac.id atau @smkalaminkapuas.sch.id. Kita tidak bisa menggunakan email gratis di platform ini.

Masalah sudah dimulai ketika mendaftarkan para mahasiswa untuk memiliki akun bisnis tersebut. Ada diantara mereka yang tidak tahu bagaimana cara mengaktifkan akun bisnis tersebut. Karena mereka belum bisa mengaktifkan akun bisnis tersebut, meskipun sudah didaftarkan di Workplace, maka tetap saja mereka tidak bisa mengakses platform tersebut.

Saat admin mencoba untuk memasukkan salah seorang rekan kerja ke Workplace, dia langsung berkomentar, "Wah seperti Facebook ya." Setelah dia melihat-lihat fitur yang ada, komentarnya adalah, "Lebih enak pakai Whatsapp." 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas