Pendaftaran Dibuka! Australia Awards Short Course tentang Transparansi dan Akuntabilitas (Tutup 31 Maret 2026)

Gambar
Australia Awards kembali membuka Australia Awards Short Course bertema “Promoting Leadership for Transparency and Accountability in the Public Sectors” . Program ini ditujukan bagi aparatur pemerintah dan para pemimpin muda/menengah (termasuk dari sektor nonpemerintah) yang ingin memperkuat kapasitas kepemimpinan dalam membangun tata kelola yang berintegritas, transparan, dan akuntabel —sehingga risiko korupsi dapat ditekan, kepercayaan publik meningkat, dan pembangunan berkelanjutan makin kuat.  Apa yang akan dipelajari? Peserta akan mendapatkan strategi praktis untuk: meningkatkan keterbukaan (transparansi) dan integritas di institusi publik, memperkuat akuntabilitas serta pelibatan masyarakat, memahami peran berbagai pihak (pemerintah, parlemen, media, civil society, dan sektor privat) dalam mendorong tata kelola yang bersih, mengenal praktik baik dan standar internasional tentang transparansi dan integritas sektor publik.  Jadwal dan bentuk kegiatan Program direncanakan b...

Bacalah Qur'an dengan perenungan

Ibnul Qayyim berkata: membaca satu ayat dengan perenungan dan pengertian lebih baik daripada membaca seluruh Qur’an tanpa perenungan dan pengertian. Hal itu lebih bermanfaat bagi hati dan lebih mungkin untuk meraih iman dan merasakan manisnya iman.  Hal ini adalah sesuatu yang biasa dilakukan oleh pendahulu kita.

Salah satu dari mereka akan membaca satu ayat sampai pagi.  Hal ini sahih dari Rasulullah bahwa beliau berdiri dalam shalat mengulang-ulang satu ayat sampai pagi.  Dan itu adalah firman Allah SWT yang berbunyi: “Jika Engkau menghuku mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-Mu. Dan jika Engkau memaafkan mereka, maka sesungguhnya Engkau adalah Maha Perkasa, Maha Bijaksana. “

Jadi membaca Qur’an dengan perenungan adalah dasar untuk memperbaiki hati. Sehubungan dengan itu Ibnu Mas’ud r.a. berkata: “Jangan terburu-buru dalam membaca Qur’an sebagaimana terburu-burunya orang membaca puisi, dan jangan membuangnya sebagai engkau membuang kurma yang jelek. Jangan terburu-buru dalam membaca Qur’an. Berhentilah pada ayat-ayat yang luar biasa dan biarkan ia menggerakkan hatimu. Janganlah mengabaikan apa-apa yang menarik perhatian kalian hanya karena ingin segera sampai pada akhir surat.”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas