DWP Fakultas Teknik UGM Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Karhutla di Kapuas

Gambar
  Kapuas, Kalimantan Tengah — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas diwujudkan melalui bantuan air bersih dan air minum dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DWP FT UGM) . Bantuan tersebut disalurkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Kapuas , bersama Lazismu Kapuas dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah . Sebanyak 15.000 liter air bersih dan 1.000 galon air minum telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik, di antaranya Masjid Jami Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Masjid Ar-Rahman Jalan Barito, kawasan Jalan Kapuas Pasar Sabtu, serta Desa Pulau Telo Baru . PDM Kabupaten Kapuas melalui MDMC menyampaikan apresiasi kepada DWP Fakultas Teknik UGM atas dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih dan air minum di ten...

Bacalah Qur'an dengan perenungan

Ibnul Qayyim berkata: membaca satu ayat dengan perenungan dan pengertian lebih baik daripada membaca seluruh Qur’an tanpa perenungan dan pengertian. Hal itu lebih bermanfaat bagi hati dan lebih mungkin untuk meraih iman dan merasakan manisnya iman.  Hal ini adalah sesuatu yang biasa dilakukan oleh pendahulu kita.

Salah satu dari mereka akan membaca satu ayat sampai pagi.  Hal ini sahih dari Rasulullah bahwa beliau berdiri dalam shalat mengulang-ulang satu ayat sampai pagi.  Dan itu adalah firman Allah SWT yang berbunyi: “Jika Engkau menghuku mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-Mu. Dan jika Engkau memaafkan mereka, maka sesungguhnya Engkau adalah Maha Perkasa, Maha Bijaksana. “

Jadi membaca Qur’an dengan perenungan adalah dasar untuk memperbaiki hati. Sehubungan dengan itu Ibnu Mas’ud r.a. berkata: “Jangan terburu-buru dalam membaca Qur’an sebagaimana terburu-burunya orang membaca puisi, dan jangan membuangnya sebagai engkau membuang kurma yang jelek. Jangan terburu-buru dalam membaca Qur’an. Berhentilah pada ayat-ayat yang luar biasa dan biarkan ia menggerakkan hatimu. Janganlah mengabaikan apa-apa yang menarik perhatian kalian hanya karena ingin segera sampai pada akhir surat.”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"