Ingin Memengaruhi Seseorang? Bukan Menggurui Jawabannya, Tapi Mendengarkan

Gambar
  Dalam hidup, kita seringkali ingin orang lain memahami dan menerima sudut pandang kita. Entah itu dengan pasangan, teman, atau rekan kerja. Ketika dihadapkan pada perbedaan pendapat mengenai sesuatu yang kita anggap penting, insting pertama kita biasanya adalah berusaha sekuat tenaga mempertahankan posisi kita. Kita merasa perlu untuk menjelaskan argumen kita sejelas mungkin. Namun, pernahkah Anda sadar bahwa semakin kuat Anda memegang pendapat, semakin sempit pula ruang percakapan yang ada? Diskusi yang seharusnya menjadi ajang eksplorasi ide berubah menjadi ajang saling melindungi ego. Begitu seseorang merasa diserang dan masuk ke mode bertahan, akan sangat sulit untuk mencapai kemajuan apa pun. Kekuatan dari Merasa Didengarkan Ternyata, ada cara lain yang lebih efektif. Cara tercepat untuk memengaruhi seseorang bukanlah dengan menggurui, melainkan dengan mendengarkan. Sebuah studi pada tahun 2017 oleh para peneliti Guy Itzchakov, Avraham Kluger, dan Dotan Castro membuktikan ha...

dr. Tiona Romauli - PPDS Anak baru di RSUD Kapuas

dr. Tiona Romauli
Pada hari Selasa, 14 November 2017, dr. Tiona Romauli memperkenalkan diri dihadapan para dokter di aula RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas. Beliau hadir dalam pertemuan komite medik. Beliau adalah peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Kesehatan Anak dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Beliau sudah bertugas di rumah sakit sejak awal November lalu, insya Allah sampai bulan Januari 2018. Jadi di rumah sakit sekarang ada tiga orang yang melayani kesehatan anak yaitu dr. Suci, dr. Sheila dan dr. Tiona. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas