Memahami Al-Qur’an lewat Nama-Nama Allah: Kunci Membaca dengan Hati yang Tenang

Gambar
  Sebagian dari kita pernah mengalami ini: membaca terjemahan Al-Qur’an, lalu merasa “kok ayat ini keras ya?” atau bingung ketika menemukan kisah kehancuran kaum terdahulu, peringatan neraka, atau larangan yang terasa berat. Akibatnya, ada yang jadi menjaga jarak dari Al-Qur’an—padahal kita yakin kitab ini adalah petunjuk dan rahmat. Sebuah tulisan dari Yaqeen Institute menjelaskan satu kunci penting agar pengalaman membaca Al-Qur’an menjadi lebih “nyambung”: kenali dulu siapa Allah yang “berbicara” dalam Al-Qur’an, terutama lewat nama-nama dan sifat-sifat-Nya . Saat “gambar Allah” di hati kita benar—bahwa Dia Mahapengasih, Mahaadil, Mahabijaksana, dan Maha menjaga—cara kita memahami ayat-ayat Al-Qur’an pun berubah.  Mengapa cara pandang kita menentukan “rasa” saat membaca? Penulis memberi analogi sederhana: bayangkan Anda tersesat dan menerima surat petunjuk. Jika Anda percaya pengirim surat itu sangat peduli, sangat cerdas, dan memahami keadaan Anda, Anda akan membaca surat ...

Hujan membawa berkah bagi kucing dan kelelawar

Tatkala hujan deras turun di Kuala Kapuas dini hari ini (Kamis, 23 November 2017), admin mendengar ada suara-suara di beranda rumah. Ketika akan berangkat shalat Subuh, admin melihat di beranda rumah, kucing sedang sibuk menangkap laron yang jatuh ke lantai atau terbang rendah. Rupanya suara mereka melompat menangkap laron itulah yang terdengar pada dini hari tadi.

Ketika admin turun ke bawah, rupanya di dekat lampu luar juga banyak laron yang mengelilingi lampu, kemudian kelelawar berseliweran untuk menangkap mereka. Hujan dini hari ini membawa berkah untuk binatang-binatang tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas