Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Penyebab do'a tidak dijawab oleh Allah - Ibrahim bin Adham

Oleh: H. Fahrurrazi, M.Si

Mengapa do’a tidak dikabulkan:

2. Membaca Qur’an tapi tidak mengamalkannya

3. Cinta kepada Rasulullah tapi meninggalkan sunnah-sunnahnya. 

Kita bershalawat tapi kita meninggalkan ajaran Rasulullah SAW. Ketika tidur kita dianjurkan untuk berdo’a. Ketika akan tidur, Rasulullah menghadap ke kanan. Sebelum tidur tulis wasiat. Bangun tidur baca do’a.

4. Mengatakan kita adalah musuhnya setan, tapi kita makan memberi setan, kemana-mana menyertai setan. 

Karena kita tidak ingat kepada Allah SWT. Kita makan bersama setan karena tidak mengucap nama Allah. Apabila kalian makan jangan makan dengan tangan kiri karena setan makan dengan tangan kiri. Bacalah do’a: Allahumma bariklana fiima razaqtana waqina adzabannaar. Aku duduk bersama dengan orang-orang yang ingat dengan-Ku. Apapun yang kita kerjakan, ingat kepada Allah. Rezeki lapang dan sempit, ingat kepada Allah. Bila lupa baca bismillah diawal makan, baca bismillahi awwaluhu wa akhiruhu. Apabila setelah selesai makan, jangan sapu tangan, tapi jilatlah tangan tersebut.


5. Kita ingin masuk surga tapi kita tidak melakukan apa-apa yang akan memasukkan kita ke sana. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)