Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Penyebab do'a tidak dijawab oleh Allah - Ibrahim bin Adham

Oleh: H. Fahrurrazi, M.Si

Mengapa do’a tidak dikabulkan:

2. Membaca Qur’an tapi tidak mengamalkannya

3. Cinta kepada Rasulullah tapi meninggalkan sunnah-sunnahnya. 

Kita bershalawat tapi kita meninggalkan ajaran Rasulullah SAW. Ketika tidur kita dianjurkan untuk berdo’a. Ketika akan tidur, Rasulullah menghadap ke kanan. Sebelum tidur tulis wasiat. Bangun tidur baca do’a.

4. Mengatakan kita adalah musuhnya setan, tapi kita makan memberi setan, kemana-mana menyertai setan. 

Karena kita tidak ingat kepada Allah SWT. Kita makan bersama setan karena tidak mengucap nama Allah. Apabila kalian makan jangan makan dengan tangan kiri karena setan makan dengan tangan kiri. Bacalah do’a: Allahumma bariklana fiima razaqtana waqina adzabannaar. Aku duduk bersama dengan orang-orang yang ingat dengan-Ku. Apapun yang kita kerjakan, ingat kepada Allah. Rezeki lapang dan sempit, ingat kepada Allah. Bila lupa baca bismillah diawal makan, baca bismillahi awwaluhu wa akhiruhu. Apabila setelah selesai makan, jangan sapu tangan, tapi jilatlah tangan tersebut.


5. Kita ingin masuk surga tapi kita tidak melakukan apa-apa yang akan memasukkan kita ke sana. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"