Memahami Al-Qur’an lewat Nama-Nama Allah: Kunci Membaca dengan Hati yang Tenang

Gambar
  Sebagian dari kita pernah mengalami ini: membaca terjemahan Al-Qur’an, lalu merasa “kok ayat ini keras ya?” atau bingung ketika menemukan kisah kehancuran kaum terdahulu, peringatan neraka, atau larangan yang terasa berat. Akibatnya, ada yang jadi menjaga jarak dari Al-Qur’an—padahal kita yakin kitab ini adalah petunjuk dan rahmat. Sebuah tulisan dari Yaqeen Institute menjelaskan satu kunci penting agar pengalaman membaca Al-Qur’an menjadi lebih “nyambung”: kenali dulu siapa Allah yang “berbicara” dalam Al-Qur’an, terutama lewat nama-nama dan sifat-sifat-Nya . Saat “gambar Allah” di hati kita benar—bahwa Dia Mahapengasih, Mahaadil, Mahabijaksana, dan Maha menjaga—cara kita memahami ayat-ayat Al-Qur’an pun berubah.  Mengapa cara pandang kita menentukan “rasa” saat membaca? Penulis memberi analogi sederhana: bayangkan Anda tersesat dan menerima surat petunjuk. Jika Anda percaya pengirim surat itu sangat peduli, sangat cerdas, dan memahami keadaan Anda, Anda akan membaca surat ...

The Community Fridge - Kulkas untuk orang tidak mampu



Ide ini patut ditiru oleh pengusaha Muslim. Rekz Afzal, seorang pengusaha Muslim dari Scotland, Inggris menyediakan sebuah kulkas yang berisi berbagai keperluan sehari-hari untuk orang yang tidak mampu. Idenya muncul ketika ada pelanggan yang tidak mampu untuk membeli barang keperluan sehari-hari mereka di tokonya.



Ketika beliau sudah menyediakan kulkas ini, ada pelanggan dari kalangan tidak mampu yang tidak percaya bahwa mereka bisa mengambil barang-barang tersebut secara gratis.



Rekz Afzal berharap idenya bisa diterapkan diseluruh dunia, sehingga para orang tidak mampu dapat disantuni dengan baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas