Ingin Memengaruhi Seseorang? Bukan Menggurui Jawabannya, Tapi Mendengarkan

Gambar
  Dalam hidup, kita seringkali ingin orang lain memahami dan menerima sudut pandang kita. Entah itu dengan pasangan, teman, atau rekan kerja. Ketika dihadapkan pada perbedaan pendapat mengenai sesuatu yang kita anggap penting, insting pertama kita biasanya adalah berusaha sekuat tenaga mempertahankan posisi kita. Kita merasa perlu untuk menjelaskan argumen kita sejelas mungkin. Namun, pernahkah Anda sadar bahwa semakin kuat Anda memegang pendapat, semakin sempit pula ruang percakapan yang ada? Diskusi yang seharusnya menjadi ajang eksplorasi ide berubah menjadi ajang saling melindungi ego. Begitu seseorang merasa diserang dan masuk ke mode bertahan, akan sangat sulit untuk mencapai kemajuan apa pun. Kekuatan dari Merasa Didengarkan Ternyata, ada cara lain yang lebih efektif. Cara tercepat untuk memengaruhi seseorang bukanlah dengan menggurui, melainkan dengan mendengarkan. Sebuah studi pada tahun 2017 oleh para peneliti Guy Itzchakov, Avraham Kluger, dan Dotan Castro membuktikan ha...

The Community Fridge - Kulkas untuk orang tidak mampu



Ide ini patut ditiru oleh pengusaha Muslim. Rekz Afzal, seorang pengusaha Muslim dari Scotland, Inggris menyediakan sebuah kulkas yang berisi berbagai keperluan sehari-hari untuk orang yang tidak mampu. Idenya muncul ketika ada pelanggan yang tidak mampu untuk membeli barang keperluan sehari-hari mereka di tokonya.



Ketika beliau sudah menyediakan kulkas ini, ada pelanggan dari kalangan tidak mampu yang tidak percaya bahwa mereka bisa mengambil barang-barang tersebut secara gratis.



Rekz Afzal berharap idenya bisa diterapkan diseluruh dunia, sehingga para orang tidak mampu dapat disantuni dengan baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas