Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Keberhasilan Gerakan BDS di Eropa



  • Dana pensiun terbesar ketiga di Denmark mengeluarkan bank-bank dan perusahaan Israel yang ditargetkan oleh gerakan BDS dari portofolionya
  • Federasi perdagangan terbesar Norwegia yang memiliki pekerja hampir 1 juta orang, mendorong BDS untuk memboikot Israel secara penuh untuk mencapai hak Palestina dibawah hukum internasional
  • Setelah seruan untuk menghormati BDS, sembilan pertunjukan dibatalkan dari festival musik yang disponsori oleh Israel di Berlin
  • Parlemen Spanyol dan Swiss menyetujui bahwa hak untuk mengadvokasi hak Palestina melalui BDS dilindungi dalam kebebasan berpendapat dan berkumpul. Kota Barcelona menyepakati tidak adanya bisnis atau kerjasama dengan pendudukan dan pemukiman ilegal Isral, dan lusinan institusi publik diseluruh negara bagian Spanyol mendeklarasikan diri mereka sebagai Zona Bebas Aparteid Israel.
  • Pemerintah Inggris dikalahkan di pengadilan oleh Palestine Solidarity Campaign dan pendukungnya dalam masalah aturan bahwa tidak legal bagi pemerintah untuk membatasi hak otoritas lokal untuk melakukan divestasi terhadap perusahaan yang terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia orang Palestina oleh Israel.
Apa itu BDS?
Boycott, Divestment, Sanctions (BDS) adalah gerakan yang dipimpin oleh orang Palestina untuk kebebasan, keadilan dan keseteraaan. BDS memegang prinsip sederhana bahwa Palestina memiliki hak yang sama sebagaimana manusia yang lain. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)