Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Keberhasilan Gerakan BDS di Eropa



  • Dana pensiun terbesar ketiga di Denmark mengeluarkan bank-bank dan perusahaan Israel yang ditargetkan oleh gerakan BDS dari portofolionya
  • Federasi perdagangan terbesar Norwegia yang memiliki pekerja hampir 1 juta orang, mendorong BDS untuk memboikot Israel secara penuh untuk mencapai hak Palestina dibawah hukum internasional
  • Setelah seruan untuk menghormati BDS, sembilan pertunjukan dibatalkan dari festival musik yang disponsori oleh Israel di Berlin
  • Parlemen Spanyol dan Swiss menyetujui bahwa hak untuk mengadvokasi hak Palestina melalui BDS dilindungi dalam kebebasan berpendapat dan berkumpul. Kota Barcelona menyepakati tidak adanya bisnis atau kerjasama dengan pendudukan dan pemukiman ilegal Isral, dan lusinan institusi publik diseluruh negara bagian Spanyol mendeklarasikan diri mereka sebagai Zona Bebas Aparteid Israel.
  • Pemerintah Inggris dikalahkan di pengadilan oleh Palestine Solidarity Campaign dan pendukungnya dalam masalah aturan bahwa tidak legal bagi pemerintah untuk membatasi hak otoritas lokal untuk melakukan divestasi terhadap perusahaan yang terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia orang Palestina oleh Israel.
Apa itu BDS?
Boycott, Divestment, Sanctions (BDS) adalah gerakan yang dipimpin oleh orang Palestina untuk kebebasan, keadilan dan keseteraaan. BDS memegang prinsip sederhana bahwa Palestina memiliki hak yang sama sebagaimana manusia yang lain. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"