Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Mengenal PMR SMA Islam Ubudiyah Mantangai

Latihan evakuasi korban
PMR SMA Islam Ubudiyah Mantangai dibina oleh Bapak Taruna Jaya Pratama. Beliau pernah menjadi Korps Sukarela (KSR) ketika menempuh pendidikan di Banjarmasin. Dengan bekal tersebut beliau membagi ilmunya dengan para relawan di Mantangai. Beliau berharap kepada PMI Kabupaten Kapuas agar diikutsertakan dalam berbagai lomba yang diselenggarakan untuk para relawan PMR. Berikut foto-foto kegiatannya:
Latihan membuat tandu

Menjadi tim kesehatan pada pawai tahun baru Islam
Foto bersama setelah latihan

Pemberian materi PP

Makan bersama

Latihan memasang bidai

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)