Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Pelayanan Sosial PMI Kabupaten Kapuas di Sei Tatas Hulu dan Hilir

Relawan PMI menyerahkan bantuan sembako
Foto bareng di depan markas
Dalam rangka merayakan Hari Sukarelawan PMI 2017, pada tanggal 28 Desember 2017, para relawan Palang Merah Remaja (PMR), Korps Sukarela (KSR) dan staf Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kapuas menyelenggarakan kegiatan pelayanan sosial. Kegiatannya berupa pembagian sembako bagi masyarakat yang kurang mampu di Desa Sei Tatas Hulu, Sei Tatas Hilir, Kecamatan Pulau Petak dan Desa Sei Asam, Kecamatan Kapuas Hilir. Jumlah keluarga yang mendapatkan bingkisan sebanyak 41 KK.

Relawan PMR yang terlibat berasal dari SMAN 1 Kuala Kapuas, SMAN 1 Kapuas Timur, SMAN 2 Kuala Kapuas, MAN Selat Kapuas, SMKN 1 Kuala Kapuas dan SMKN 2 Kuala Kapuas. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)