Keamanan Pangan: Dimulai dari Dapur, Dijaga oleh Kita Semua

Gambar
  Makanan adalah kebutuhan paling dasar manusia. Setiap hari kita makan untuk mendapatkan energi, tumbuh, bekerja, belajar, dan menjaga kesehatan. Namun, makanan yang tampak enak dan mengenyangkan belum tentu aman. Bila makanan tercemar bakteri, virus, parasit, atau bahan kimia berbahaya, makanan tersebut justru dapat menjadi sumber penyakit. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengingatkan bahwa keamanan pangan, gizi, dan ketahanan pangan saling berkaitan erat. Artinya, makanan yang cukup saja belum cukup. Makanan juga harus bergizi dan aman dikonsumsi. Tanpa keamanan pangan, makanan dapat menyebabkan diare, keracunan, gangguan kesehatan jangka panjang, bahkan kematian. WHO memperkirakan sekitar 866 juta orang di dunia jatuh sakit setiap tahun setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, dan 1,52 juta orang meninggal dunia akibat masalah tersebut. Anak-anak di bawah usia lima tahun termasuk kelompok yang paling rentan. Mengapa Keamanan Pangan Penting? Keamanan pangan berar...

Shalat berjama'ah menyatukan umat - Guru Farhan

Khutbah Jum'at ini disampaikan pada tanggal 30 Maret 2018 di Masjid Nurul Iman, Jalan Kapten Pierre Tendean Gg. VIII, Kuala Kapuas. Saat Isra' Mi'raj, Allah mewajibkan shalat lima waktu. Shalat adalah urutan kedua dari rukun Islam. Shalat adalah kunci benar dan tidaknya iman kepada Allah. Bila shalat dilaksanakan dengan baik, berarti akidahnya sudah baik.

Shalat memiliki kedudukan yang tinggi di sisi Allah. Ia merupaka amalan pertama yang diperiksa di akhirat nanti. "Amalan seorang hamba yang pertama diperiksa di hari kiamat adalah shalat. Jika shalatnya baik, maka diterimalah seluruh amalannya, jika shalat itu kurang, maka akan ditolak seluruh amalannya."

Shalat sebaiknya dikerjakan secara berjama'ah. "Shalat berjama'ah lebih utama dari shalat sendirian dengan 27 derajat." Imam Ahmad bin Hanbal bahwa shalat fardhu berjama'ah bagi kaum laki-laki adalah fardhu 'ain. Imam Mazhab Hanafi mengatakan shalat berjama'ah bagi kaum laki-laki adalah syarat sah shalat. Menurut Mazhab Syafi'i, shalat berjama'ah adalah sunnat muakkadah. Jadi bila dikerjakan tidak berjama'ah jadi makruh.

Bila umat Islam menjaga shalat berjama'ah maka persaudaraan akan terjalin. "Shalatlah kalian secara berjama'ah maka Allah akan menyatukan hati-hati kalian." Bila hati sudah disatukan Allah maka perselisihan tidak akan terjadi di kalangan umat. Bila shalat berjama'ah ditinggalkan maka perselisihan akan terjadi dikalangan umat.

Saat hijrah yang dibangun pertama kali adalah masjid. Dari masjid atau mushola ada suara adzan. Memenuhi suara adzan sangat mulia di sisi Allah. "Tidak ada pahala yang lebih besar dari seorang laki-laki yang berjalan menuju shalat berjama'ah." "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang yang menghadiri shalat berjama'ah."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas