Dari Potongan Amplop Lama ke Harta Karun Digital: Menemukan Kembali “Endless Bliss” dari Turki

Gambar
  Senin, 16 Februari 2026, saya mengalami momen kecil yang terasa seperti “kejutan dari masa lalu”. Saat sedang membuka-buka email, istri saya datang membawa sepotong amplop lama. Di potongan amplop itu masih ada perangko dan—yang paling penting—alamat pengirimnya. Katanya, amplop itu ditemukan ketika beliau sedang membongkar barang-barang lama untuk dibereskan. Ternyata, potongan amplop itu berasal dari IHLAS VAKFI (sering juga ditulis Ihlas Vakfi ), dengan alamat: Darussefaka Ca. No: 57 P.K. 35, 34262-Fatih/ISTANBUL TEL: 0.212.523 45 56, TURKEY Saya langsung penasaran: ini alamat siapa, dan dulu saya pernah menerima apa dari sana? “Ini perusahaan alat rumah tangga?”—Ternyata bukan Karena penasaran, saya mencoba mencari alamat tersebut lewat Copilot. Jawaban awalnya cukup mengejutkan: Copilot menyebut alamat itu sebagai perusahaan yang bergerak di produksi dan distribusi peralatan rumah tangga. Tapi saya merasa ada yang tidak cocok. Lalu saya jelaskan bahwa alamat terse...

Naik Kereta Api Bandara Soekarno Hatta


Setelah keluar dari terminal 1A Bandara Soekarno Hatta, admin bertanya ke petugas dimana naik kereta api bandara. Dia bilang bahwa admin harus berjalan dulu ke Terminal 1B, diseberangnya ada stasiun antara. Dari situ nanti admin naik kereta ke stasiun utama bandara.

Admin berjalan ke terminal 1B, kemudian masuk ke stasiun antara tersebut, naik ke lantai 2, kebetulan keretanya sudah ada dan mau berangkat. Admin awalnya ada di gerbong paling belakang, tapi karena mau merekam perjalanan ini, akhirnya pindah ke depan.

Sesampainya di stasiun utama, admin turun dan mengikuti petunjuk untuk menuju ke tempat pembelian tiket di lantai dasar. Pembelian tiket dapat dilakukan dengan menggunakan kartu debit atau kartu kredit. Setelah itu kami diminta menunggu di ruang tunggu. Tak lama kemudian ada panggilan untuk masuk ke kereta api, karena keretanya mau berangkat.

Keretanya sangat nyaman, ber-AC (24 derajat Celcius). Kecepatannya mencapai 64 km/jam. Stasiun yang dilewati tidak banyak, ada Batu Ceper, Duri dan Stasiun Sudirman Baru. Admin turun di Stasiun Sudirman Baru.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas