Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2018

Fokus pada Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2018 adalah "Tembakau dan Penyakit Jantung." Kampanye ini akan meningkatkan kesadaran terhadap:
  • hubungan antara tembakau dan penyakit jantung dan pembuluh darah lainnya, termasuk stroke, yang bila dikombinasikan merupakan penyebab kematian yang utama di dunia.
  • tersedianya tindakan dan ukuran yang dapat dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat untuk mengurangi resiko kesehatan jantung yang diakibatkan oleh tembakau.


Bagaimana tembakau membahayakan kesehatan jantung manusia di seluruh dunia

Penggunaan tembakau merupakan faktor resiko yang penting untuk perkembangan penyakit jantung koroner, stroke dan penyakit pembuluh darah perifer.

Fakta-fakta tentang tembakau, penyakit jantung dan penyakit pembuluh darah lainnya

Penyakit jantung dan pembuluh darah membunuh lebih banyak manusia dibandingkan dengan penyebab kematian lainnya di seluruh dunia, dan penggunaan tembakau dan paparan perokok pasif berkontribusi pada sekitar 17% dari semua kematian akibat penyakit jantung. Penggunaan tembakau adalah penyebab penyakit jantung dan pembuluh darah setelah tekanan darah tinggi. 

Epidemi global tembakau membunuh lebih dari 7 juta orang setiap tahunnya, yang mana hampir 900.000 nya adalah bukan perokok yang meninggal akibat menjadi perokok pasif. Hampir 80% dari lebih dari 1 milyar perokok di seluruh dunia tinggal di negara miskin dan negara berkembang, dimana beban penyakit dan kematian terkait tembakau paling berat. 

Tujuan kampanye Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2018

Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2018 bertujuan untuk:
  • Menggarisbawahi hubungan antara penggunaan produk tembakau dan penyakit jantung dan pembuluh darah lainnya.
  • Meningkatkan kesadaran pada masyarakat tentang dampak penggunaan tembakau dan paparan terhadap perokok pasif terhadap kesehatan jantung.
  • Memberikan kesempatan kepada masyarakat, pemerintah dan yang lain untuk membuat komitmen untuk mempromosikan kesehatan jantung dengan jalan melindungi masyarakat dari penggunaan produk-prodhttp://www.who.int/mediacentre/events/2018/world-no-tobacco-day/en/uk tembakau.
  • Mendorong negara-negara untuk memperkuat implementasi dari langkah-langkah pengendalian tembakau secara global menggunakan MPOWER yang terkandung dalam Konvensi Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau WHO (WHO FCTC).

Sumber: WHO

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"