Memahami Al-Qur’an lewat Nama-Nama Allah: Kunci Membaca dengan Hati yang Tenang

Gambar
  Sebagian dari kita pernah mengalami ini: membaca terjemahan Al-Qur’an, lalu merasa “kok ayat ini keras ya?” atau bingung ketika menemukan kisah kehancuran kaum terdahulu, peringatan neraka, atau larangan yang terasa berat. Akibatnya, ada yang jadi menjaga jarak dari Al-Qur’an—padahal kita yakin kitab ini adalah petunjuk dan rahmat. Sebuah tulisan dari Yaqeen Institute menjelaskan satu kunci penting agar pengalaman membaca Al-Qur’an menjadi lebih “nyambung”: kenali dulu siapa Allah yang “berbicara” dalam Al-Qur’an, terutama lewat nama-nama dan sifat-sifat-Nya . Saat “gambar Allah” di hati kita benar—bahwa Dia Mahapengasih, Mahaadil, Mahabijaksana, dan Maha menjaga—cara kita memahami ayat-ayat Al-Qur’an pun berubah.  Mengapa cara pandang kita menentukan “rasa” saat membaca? Penulis memberi analogi sederhana: bayangkan Anda tersesat dan menerima surat petunjuk. Jika Anda percaya pengirim surat itu sangat peduli, sangat cerdas, dan memahami keadaan Anda, Anda akan membaca surat ...

Ngobrol politik sesudah Yasinan

Malam ini, Kamis, 21 Juni 2018 kegiatan pembacaan surat Yasin, surat Al-Waqi'ah, dan surat Al-Mulk serta zikir kembali dimulai di Langgar Al-Inayah, Kuala Kapuas. Sesudah pembacaan tersebut, kami menikmati "wadai" (kue) dan teh manis panas. Setelah itu kami ngobrol masalah politik yang sedang ramai di Kuala Kapuas.

Pak Ramli, kaum langgar menyampaikan bahwa rencana demo yang rencananya akan dilaksanakan pada hari Jum'at besok (22 Juni 2018), ditunda. Ketika admin pulang ke rumah, admin lalu buka WA, rupanya ada tautan dibawah ini:

http://kaltengpos.web.id/detail_berita/berita-4898-usut_tuntas_beredarnya_rekaman_provokasi_larangan_ulama.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas