Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Review Perangkat Pengendalian KLB dan Sensitisasi Surveillance Berbasis Masyarakat

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 28-30 Juni 2018 di Amaroossa Royal Hotel Bogor yang terletak di seberang Botani Square. Kegiatan ini dihadiri oleh para pelatih program Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat (KPPBM); para pengampu kepentingan dalam Community Pandemic Preparedness Program (CP3) dari Kota Bogor, Pandeglang, Boyolali dan Tabanan; pejabat dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian dan Tanaman Pangan serta Pengurus PMI Pusat dan International Federation of Red Cross and Red Crescent (IFRC).

Setelah paparan tentang apa kiprah PMI dalam penanggulangan pandemi, para peserta diminta untuk membahas perangkat pengendalian KLB yang belum dimiliki dalam program ini, setelah itu dipresentasikan. Diakhir kegiatan peserta diminta untuk mempersiapkan pelatihan penyegaran untuk program ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"