Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Review Perangkat Pengendalian KLB dan Sensitisasi Surveillance Berbasis Masyarakat

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 28-30 Juni 2018 di Amaroossa Royal Hotel Bogor yang terletak di seberang Botani Square. Kegiatan ini dihadiri oleh para pelatih program Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat (KPPBM); para pengampu kepentingan dalam Community Pandemic Preparedness Program (CP3) dari Kota Bogor, Pandeglang, Boyolali dan Tabanan; pejabat dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian dan Tanaman Pangan serta Pengurus PMI Pusat dan International Federation of Red Cross and Red Crescent (IFRC).

Setelah paparan tentang apa kiprah PMI dalam penanggulangan pandemi, para peserta diminta untuk membahas perangkat pengendalian KLB yang belum dimiliki dalam program ini, setelah itu dipresentasikan. Diakhir kegiatan peserta diminta untuk mempersiapkan pelatihan penyegaran untuk program ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)