Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Warga Kapuas sumbang lebih dari 300 juta rupiah untuk Palestina

Pada hari Kamis dan Jum'at, 31 Mei - 1 Juni 2018, Nurul Fikri Zakat Center Cabang Kapuas bekerja sama dengan Masjid Al-Ikhlas, Masjid Ar-Rahman dan Masjid Al-Ihsan, menyelenggarakan penggalangan dana untuk rakyat Palestina. Dari kegiatan tersebut terkumpul dana lebih dari 300 juta rupiah. Memang tidak semuanya dalam bentuk tunai, ada yang berupa komitmen dari para jama'ah untuk membayar pada hari-hari berikutnya.

Dalam setiap kegiatan penggalangan dana, Syeikh Abu Suhaib dari Kementerian Waqaf Palestina, menyampaikan ceramah singkat tentang Palestina dan Masjidil Aqsho, dilanjutkan dengan pemutaran video tentang perjuangan rakyat Palestina melawan Israel. Setelah itu dilakukan penggalangan dana. Berikut rekamannya:


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)