Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Cerita Kue Lapis Talas Bogor


Pada hari Jum'at, 29 Juni 2018 sesudah shalat Maghrib, admin jalan-jalan ke Rumah Talas, Jalan Raya Pajajaran, Bogor. Di tempat tersebut admin melihat berbagai macam produk yang terbuat dari talas. Karena admin baru pulang hari Ahad nanti, admin merencanakan untuk membeli berbagai produk dari talas ini pada esok hari (Sabtu) satu hari sebelum keberangkatan karena tempat ini memproduksi kue-kue dari talas ini setiap hari.

Pada hari Sabtu, 30 Juni 2018, setelah acara Palang Merah Indonesia di Hotel Royal Amaroossa selesai pada malam hari, admin punya dua pilihan, mau silaturahmi ke rumah saudara sepupu yang puluhan tahun belum bertemu atau mau beli kue dari talas. Akhirnya admin memutuskan untuk bersilaturahmi ke rumah saudara sepupu yang ada di Bogor. Admin baru pulang dari rumah mereka jam 23.00 WIB.

Ketika sampai di kamar hotel, admin menelpon resepsionis menanyakan apakah pada malam ini ada toko kue dari talas yang masih buka? Mereka menjawab tidak ada. Lalu admin menanyakan apakah besok pagi-pagi apakah ada toko kue dari talas yang sudah buka? Mereka juga menjawab tidak ada. Wah berarti tidak jadi bawa oleh-oleh talas Bogor nih.

Pada hari Ahad, 1 Juni 2018 pukul 05.23 WIB admin "check-out" dari hotel menuju ke terminal Bus Damri yang ada di seberang hotel (Botani Square). Sewaktu berjalan menuju ke jembatan penyeberangan, admin melihat ada toko kecil yang menjual "Kue Lapis Talas" yang admin cari. Admin langsung membangunkan penjual yang sedang tidur dan minta untuk membungkuskan kue-kue yang admin pesan.

Dalam perjalanan perjalanan ke terminal DAMRI admin teringat dengan firman Allah:

 Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. (Q.S. Al-Ankabut, 29: 69)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"