Menanam Harapan di Tanah Kapuas: Desain Regeneratif untuk Masa Depan yang Melimpah

Gambar
  Bayangkan Anda memegang sebutir benih di tangan. Terlihat kecil, bahkan mungkin tidak berarti. Namun, begitu benih itu menyentuh tanah Kapuas kita yang subur, Anda tidak hanya menanam sebatang pohon di masa depan. Anda sedang menggerakkan sebuah sistem kehidupan yang utuh. Air mulai berkumpul, jamur di bawah tanah tersadar, dan mikroba memulai tugasnya. Akar mencengkeram tanah, menyaring air, sementara daun yang muncul menyerap karbon dari udara, menaungi bumi, dan memperlambat aliran air hujan. Serangga datang, burung mengikuti, dan satwa liar lainnya menemukan makanan serta tempat berlindung. Tanpa kita sadari, kita menuai hasilnya: udara yang lebih bersih, tanah yang lebih subur, iklim yang lebih stabil, dan ikatan yang lebih dalam dengan tempat yang kita sebut rumah. Inilah gagasan utama yang disampaikan oleh Sierra Bainbridge, seorang arsitek lanskap dari MASS Design Group. Ia mengajak kita untuk melihat desain dan pembangunan bukan sekadar sebagai cara mendirikan bangunan, ...

Jalan berdebu di Desa Bunga Mawar sampai Sei Tatas Hilir

Pada hari Sabtu, 25 Agustus 2018, admin menempuh perjalanan dari Kuala Kapuas ke Sei Tatas di Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Setelah melewati Desa Teluk Palinget, dari Desa Bunga Mawar sampai Desa Sei Tatas Hilir, jalan sedang menjalan perbaikan. Jalan yang tadinya aspal, sekarang sudah ditutupi oleh batu-batu kecil dan tanah. Jadi ketika mobil dan motor melewati jalan ini dengan kecepatan cukup tinggi, maka debu akan bertebaran di udara.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas