Keamanan Pangan: Dimulai dari Dapur, Dijaga oleh Kita Semua

Gambar
  Makanan adalah kebutuhan paling dasar manusia. Setiap hari kita makan untuk mendapatkan energi, tumbuh, bekerja, belajar, dan menjaga kesehatan. Namun, makanan yang tampak enak dan mengenyangkan belum tentu aman. Bila makanan tercemar bakteri, virus, parasit, atau bahan kimia berbahaya, makanan tersebut justru dapat menjadi sumber penyakit. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengingatkan bahwa keamanan pangan, gizi, dan ketahanan pangan saling berkaitan erat. Artinya, makanan yang cukup saja belum cukup. Makanan juga harus bergizi dan aman dikonsumsi. Tanpa keamanan pangan, makanan dapat menyebabkan diare, keracunan, gangguan kesehatan jangka panjang, bahkan kematian. WHO memperkirakan sekitar 866 juta orang di dunia jatuh sakit setiap tahun setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, dan 1,52 juta orang meninggal dunia akibat masalah tersebut. Anak-anak di bawah usia lima tahun termasuk kelompok yang paling rentan. Mengapa Keamanan Pangan Penting? Keamanan pangan berar...

Kejang Demam dan Resusitasi Neonatus - Presentasi Kasus Dokter Internsip


Pada hari Kamis, 4 Oktober 2018 bertempat di aula RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan kegiatan laporan kasus yang disampaikan oleh dokter internsip periode 2018-2019. Kasus Kejang Demam Kompleks disampaikan oleh dr. Roykedona Lisa Trixie  . Presentasi Resusitasi Neonatus oleh dr. Agnes Borneo. Kedua kasus tersebut dibimbing oleh dr. Putri Evalda, Sp.A. Pendamping yang hadir dalam presentasi kasus ini adalah dr. Erny Indrawati dan dr. Diana Yuniarti. Dari pihak manajemen dihadiri oleh dr. Jum'atil Fajar, MHlthSc.

Pertanyaan yang muncul dari para peserta adalah seputar definisi kejang demam; sampai kapan resusitasi dilakukan dan mengapa vaksinasi tidak diberikan kepada pasien yang mengalami malnutrisi.

dr. Putri, Sp.A menjelaskan bahwa resusitasi bayi baru lahir sebaiknya dilakukan oleh tiga orang. Bila bayi baru lahir yang langsung nangis tapi berat badannya kurang dari atau sama dengan 1500 gram segera dibungkus dengan plastik kecuali jalan napas. Beliau menjelaskan resusitasi bayi baru lahir versi terbaru.

Pemberian imunisasi pada bayi baru lahir, bila berat badannya sudah mencapai 2000 gram. Bila kurang ditunggu sampai beratnya 2000 gram, baru diberi imunisasi.

Kejang demam kompleks dirinci lagi dengan kejang lama, kejang berulang dan kejang vokal.

Kejang demam yang berada diatas 6 tahun disebut kejang demam plus. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas