Psikologi Kekayaan: Bagaimana Islam Mengajarkan Kita Mengelola Uang

Gambar
  Apakah banyaknya harta otomatis membuat kita bahagia dan mulia di sisi Allah? Atau justru bisa menjadi ujian yang menjerumuskan? Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad ﷺ mengingatkan bahwa setiap umat memiliki ujian, dan ujian bagi umat beliau adalah kekayaan . Pesan ini terasa sangat dekat dengan kondisi kita hari ini: hidup di tengah arus kapitalisme, iklan yang tak putus, dan budaya “harus punya lebih”. Tulisan ini merangkum gagasan penting dari karya Dr. Osman Umarji “Psychology of Wealth: An Islamic Perspective on Personal Finance” tentang bagaimana Islam membentuk cara pandang seorang Muslim terhadap harta dan keuangan pribadi. 1. Cara Pandang Ekonomi Modern vs Cara Pandang Islam Ekonomi modern (khususnya aliran neoklasik) memandang manusia sebagai makhluk yang selalu mengejar kepuasan maksimal . Tolok ukurnya sederhana: semakin banyak, semakin enak, semakin nyaman, semakin baik. Beberapa ciri cara pandang ini: Tujuan utama: mengejar kesenangan duniawi (pleasure). M...

Silaturahmi pengurus PB-IDI ke Palangka Raya

Pada hari Sabtu, 6 Oktober 2018 bertempat di La Sarai Cafe dan Resto lantai 2 dilaksanakan kegiatan silaturahmi antara Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia dan para pengurus wilayah dan cabang IDI se-Kalimantan Tengah.

Hadir dari PB-IDI, dr. Henry Salim Siregar, SpOG (K), dan dr. Suyuti Syamsul, MPPM. Dalam pertemuan tersebut para pengurus mendengarkan masukan dari IDI-IDI Cabang untuk perbaikan ke depan. Hadir dari Kapuas, dr. H. Ahmad Haspiani, MMKes, ketua IDI Cabang Kapuas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas