Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Yayasan Islam Al-Qolam Indonesia melebarkan sayap ke Banjarmasin

Pada hari Ahad, 30 September 2018 bertempat di Masjid Abdurrahman Ismail, Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, dilaksanakan kegiatan Daurah Pranikah. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kerjasama antara Yayasan Islam Al-Qolam Indonesia (Yasqi), Persaudaraan Muslimah (Salimah), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan dua organisasi lain. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin dan masyarakat umum.

Setelah kegiatan daurah pranikah, dilakukan kegiatan penyerahan surat keputusan kepengurusan Rumah Qur'an Al-Qolam dari Bapak Hasanudin (ketua Yasqi) kepada Bapak Sairaji, ketua Rumah Qur'an Al-Qolam Banjarmasin. Yasqi yang memiliki kantor pusat di Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah, sekarang memiliki cabang di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)