Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus Provinsi PMI Kalimantan Tengah Masa Bakti 2017-2022

Pada hari Senin, 26 November 2018 bertempat di Aquarius Boutique Hotel, dilaksanakan kegiatan pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian Hymne Palang Merah Indonesia yang dibawakan oleh PMR SMP 1 Katolik Santo Paulus, Palangka Raya. Dilanjutkan dengan pembacaan 7 Prinsip Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional.

Pelantikan dilaksanakan oleh Pelaksana Harian Ketua Umum Palang Merah Indonesia, Prof. Dr. Ir. Ginanjar Kartasasmita dan disaksikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Fachrizal Fitri, S.Hut, MP beserta perwakilan ketua dan sekretaris PMI Kabupaten / Kota se-Kalimantan Tengah.

Dewan kehormatan dipimpin oleh Drs. Nahson Taway. Pengurus provinsi dipimpin oleh Drs. Suhaemi, M.Si.

Arahan Prof. Dr. Ir. Ginanjar Kartasasmita:
  •        Kegiatan penanganan Air Asia membuat Palang Merah Indonesia Kalimantan Tengah dikenal dunia
  •       PMI juga terlibat di NTB dan Sulawesi Tengah
  •       PMI didirikan 1 bulan setelah kemerdekaan Indonesia
  •       Sudah ada Undang-undang Kepalangmerahan
  •       PMI bukan organisasi pemerintah tapi tidak lepas dari negara (pendamping)
  •       NTB masih dalam tahap rehabilitasi. Di NTB yang tinggal Cuma PMI. PMI diharapkan bisa melakukan penyediaan air di NTB dan Palu.
  •       PMI terima bantuan lebih dari 100 milyar, tapi dana tersebut kurang untuk proses rehabilitasi. Ada 214 ribu pengungsi di Sulawesi Tengah. Sekarang pekerjaannya lebih besar lagi. Relawan harus bisa menjaga keselamatan dirinya.
  • Akan diadakan pelatihan Training for Trainer di Palu. 


Sambutan Gubernur Kalimantan Tengah yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah:

  • Dalam kegiatan HUT Gubernur dilaksanakan kegiatan donor darah
  • Relawan PMI menyertai rombongan Kalimantan Tengah di lokasi bencana Lombok dan Palu. 
  • Kalteng menyediakan dana 10 M di Lombok dan Sulawesi Tengah
  • Gubernur berterima kasih kepada para relawan
  • Gubernur mengharapkan kegiatan donor darah dapat makin digencarkan ke seluruh pelosok Kalimantan Tengah
Paduan suara kembali menyanyikan lagu Mars PMI. 

Pada akhir kegiatan dilaksanakan pemberian beasiswa kepada relawan yang pernah mengalami kecelakaan setelah mengikuti pelatihan kepalangmerahan di Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)