The Salahuddin Generation (Ep. 6): Revolusi Salahuddin Dimulai—Reformasi yang Lebih Sulit dari Penaklukan

Gambar
  Episode 6 menandai babak baru: Salahuddin (Yusuf) akhirnya memegang kendali Mesir. Tetapi pesan utama video ini tegas: “mengambil kekuasaan itu sulit—namun membangun perubahan jauh lebih sulit.” Sebab setelah kemenangan, musuh tidak hilang; ia hanya berganti wujud: sistem lama, loyalitas lama, dan musuh tak terlihat. Di episode ini, narasi bergerak dari medan perang ke medan yang lebih rumit: reformasi hati, reformasi institusi, dan reformasi peradaban. 1) Awal yang Tidak Sempurna: “Dosa Besar” di Masa Muda, Tapi Pintu Taubat Terbuka (00:00–04:56) Di pembuka, Dr. Hassan Elwan mengingatkan satu hal yang menumbuhkan harapan: Salahuddin tidak langsung “lahir sebagai wali”. Ia pernah hidup nyaman, bahkan disebut pernah tergelincir (di antaranya kebiasaan buruk seperti minum). Namun justru ini yang ditekankan: orang besar sering punya awal yang biasa-biasa saja—atau bahkan buruk—lalu berubah total karena taubat dan lingkungan yang benar. Kuncinya ada pada kalimat yang menohok...

Pengerasan jalan dengan semen sudah selesai

Pada hari Rabu, 28 November 2018 admin melintasi jalan diantara Desa Bunga Mawar sampai Desa Sei Tatas, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Jalan tersebut agak berair, dan agak becek, namun genangan air tersebut cuma tipis saja, sehingga kendaraan tetap bisa melaju dengan kencang.

Pada siang harinya ketika kembali, jalan tersebut sudah kering dan terasa cukup lebar. Salah satu masalah yang mungkin akan terjadi kelak adalah masalah kecelakaan. Jalan yang bagus dan lebar cenderung membuat orang untuk mengendarai kendaraannya dengan cepat. Rambu-rambu lalu lintas harus memadai dan masyarakat diajarkan untuk menyeberangi jalan dengan hati-hati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas