Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas raih penghargaan sebagai Unit Penyelenggara Pelayanan Publik Kategori Baik Dengan Catatan Tahun 2018

Ibu Elvina Togalami menunjukkan piagam penghargaan pelayanan publik (With courtesy from Elvina Togalami)
Pada hari Selasa, 27 November 2018 bertempat di Balai Kartini, Jakarta dilaksanakan kegiatan Penyampaian Hasil Evaluasi dan Apresiasi Pelayanan Publik. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Pihak RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas diwakili oleh Ibu Elvina Togalami. Beliau mewakiliki direktur rumah sakit untuk menerima piagam penghargaan yang menyatakan rumah sakit sebagai Unit Penyelenggara Pelayanan Publik Kategori Baik Dengan Catatan Tahun 2018
Piagam Penghargaan Pelayanan Publik (With courtesy from Elvina Togalami)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)