The Salahuddin Generation (Ep. 6): Revolusi Salahuddin Dimulai—Reformasi yang Lebih Sulit dari Penaklukan

Gambar
  Episode 6 menandai babak baru: Salahuddin (Yusuf) akhirnya memegang kendali Mesir. Tetapi pesan utama video ini tegas: “mengambil kekuasaan itu sulit—namun membangun perubahan jauh lebih sulit.” Sebab setelah kemenangan, musuh tidak hilang; ia hanya berganti wujud: sistem lama, loyalitas lama, dan musuh tak terlihat. Di episode ini, narasi bergerak dari medan perang ke medan yang lebih rumit: reformasi hati, reformasi institusi, dan reformasi peradaban. 1) Awal yang Tidak Sempurna: “Dosa Besar” di Masa Muda, Tapi Pintu Taubat Terbuka (00:00–04:56) Di pembuka, Dr. Hassan Elwan mengingatkan satu hal yang menumbuhkan harapan: Salahuddin tidak langsung “lahir sebagai wali”. Ia pernah hidup nyaman, bahkan disebut pernah tergelincir (di antaranya kebiasaan buruk seperti minum). Namun justru ini yang ditekankan: orang besar sering punya awal yang biasa-biasa saja—atau bahkan buruk—lalu berubah total karena taubat dan lingkungan yang benar. Kuncinya ada pada kalimat yang menohok...

Kabel PLN putus

Pada hari Sabtu, 3 Desember 2018 yang lalu, saat melewati Jalan Kalimantan pada pagi hari, di depan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) tidak ada apa-apa. Ketika pulang pada siang hari melewati Jalan Kalimantan, di depan PLTD ada penghalang jalan, rupanya ada perbaikan.

Setelah shalat Maghrib hari itu, admin bertemu dengan petugas PLN yang akan mematikan listrik di Jalan Kapten Pierre Tendean ujung. Beliau mengatakan bahwa ada kabel PLN yang putus, itulah sebabnya di jalan Kalimantan ditutup.

Pada hari Ahad, 4 Desember 2018 saat melewati Jalan Kalimantan, pemberitahuan di ujung Jalan Kalimantan tidak ada lagi, admin menyangka perbaikan sudah selesai. Tapi ketika sampai di area PLTD, rupanya jalannya masih di tutup, terpaksa admin memutar melalui Jalan Jawa dan Jalan Sulawesi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas