Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Kabel PLN putus

Pada hari Sabtu, 3 Desember 2018 yang lalu, saat melewati Jalan Kalimantan pada pagi hari, di depan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) tidak ada apa-apa. Ketika pulang pada siang hari melewati Jalan Kalimantan, di depan PLTD ada penghalang jalan, rupanya ada perbaikan.

Setelah shalat Maghrib hari itu, admin bertemu dengan petugas PLN yang akan mematikan listrik di Jalan Kapten Pierre Tendean ujung. Beliau mengatakan bahwa ada kabel PLN yang putus, itulah sebabnya di jalan Kalimantan ditutup.

Pada hari Ahad, 4 Desember 2018 saat melewati Jalan Kalimantan, pemberitahuan di ujung Jalan Kalimantan tidak ada lagi, admin menyangka perbaikan sudah selesai. Tapi ketika sampai di area PLTD, rupanya jalannya masih di tutup, terpaksa admin memutar melalui Jalan Jawa dan Jalan Sulawesi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)