DPD PPNI Kabupaten Kapuas Go LMS Plataran Sehat

Gambar
  Sejak diberlakukannya UU Kesehatan No 17 Tahun 2023, Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kabupaten Kapuas, tidak dapat melaksanakan Seminar Keperawatan ber SKP, dikarenakan semua kewenangan organisasi diambil alih Kementerian Kesehatan. Tapi DPD PPNI Kabupaten Kapuas tidak patah semangat mengingat anggota PPNI Kabupaten Kapuas berjumlah 1035 yang tersebar di 17 Kecamatan,  Pada hari ini, Sabtu, 20 Juli 2024, DPD PPNI Kabupaten Kapuas bisa kembali melaksanakan Seminar Keperawatan ke 7 ber SKP Kementerian Kesehatan. Hal ini merupakan komitmen DPD PPNI Kabupaten Kapuas dalam memberikan pelayanan kepada anggota PPNI. Adapun seminar hari ini diikuti peserta 200 sesuai kuota yang diberikan LMS Plataran Sehat Kementerian Kesehatan. Adapun materi seminar diantaranya : 1. Tips dan Trik  Mencapai SPM TB Dengan Mudah  di Puskesmas oleh Afriani Sintha, S.Kep,. Ners 2. Tatalaksana Pasien Hipertensi di Puskesmas oleh Muhammad Hipni, S.Kep., Ners 3. Peran Serta Per

Rapat perdana Persadia Cabang Kuala Kapuas Tahun 2019



Pada hari Jum'at, 18 Januari 2019 bertempat di aula RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan kegiatan rapat perdana Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Cabang Kuala Kapuas. Rapat ini dibuka boleh Bapak Ngata'i selaku sekretaris, dilanjutkan dengan sambutan dari ketua yaitu Bapak Fauzuddin Noor. Setelah itu dilanjutkan dengan pengarahan dari Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, Bapak Jum'atil Fajar.

Dalam rapat ini, masing-masing bidang mengajukan program kerja mereka. Ibu Nurdiana dari Seksi Edukasi mengajukan berbagai kegiatan penyuluhan oleh para petugas rumah sakit setiap bulan pada kegiatan senam diabetes di rumah sakit. Bapak Djuwadi dari Seksi Olahraga sudah menyusun jadwal senam serta instruktur untuk setiap minggunya.

Bapak Suwandi dari Seksi Humas mengajukan usulan penyediaan kamera dan handycam yang cukup bagus sebagai inventaris pengurus persadia. Bapak Sholichuddin dari Seksi Perlengkapan mengusulkan pengadaan mikrofon nirkabel dengan kualitas yang lebih baik.

Ibu Tri Setyautami selaku anggota dari Seksi Penunjang menawarkan untuk membantu penyediaan stik pemeriksaan gula darah saat kegiatan besar yang diselenggarakan oleh Persadia. Selain itu diharapkan Persadia bisa kembali mengaktifkan Posbindu. Bapak Ahmad Zayad selaku anggota Seksi Penunjang juga menawarkan penyediaan kembali alat-alat posbindu sehingga bisa digunakan untuk aktivitas posbindu di Persadia. Selain itu beliau akan mengupayakan pelatihan kader posbindu

Ibu Asih dari BPJS Cabang Kapuas menawarkan untuk kembali membantu Persadia bila ada dokter penanggung jawabnya. Dokter tersebut akan mempertanggungjawabkan kegiatan Prolanis yang berlangsung di Persadia.

Ibu Rosita dari Seksi Usaha Dana akan membuat proposal kepada para donatur dan pemerintah daerah untuk mengusulkan apa-apa yang diperlukan oleh seksi-seksi lain.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan