Membayangkan Adaptasi Iklim di Kota: Dari “Bangun Infrastruktur” ke “Belajar Bersama”

Gambar
  (Pelajaran dari webinar IMAGINE Adaptation dan ide penerapannya untuk Kabupaten Kapuas) Perubahan iklim bukan lagi cerita masa depan. Kita sudah merasakannya lewat cuaca yang makin tidak menentu, banjir yang datang lebih sering, hari-hari panas yang menyengat, atau musim yang bergeser. Pertanyaannya bukan lagi “apakah perubahan iklim terjadi?”, melainkan: bagaimana kita beradaptasi, dan bagaimana kita tahu adaptasi itu berhasil? Dalam webinar publik yang menandai tahun keempat proyek riset IMAGINE Adaptation (didanai European Research Council), para peneliti dari BC3 (Basque Centre for Climate Change) memaparkan satu gagasan penting: adaptasi tidak bisa dinilai hanya dari daftar target dan angka-angka . Adaptasi harus dipahami sebagai proses sosial—bahkan politik—yang melibatkan nilai, pengalaman, dan pengetahuan lokal. Dan untuk bisa mengevaluasi adaptasi, kita harus lebih dulu membayangkan bersama : adaptasi yang “baik” itu seperti apa bagi warga? Berikut rangkuman gagasan...

Go Food Festival di Terminal 3 Soekarno-Hatta

Pada hari Ahad, 17 Februari 2019 saat admin menunggu waktu "boarding", mampir ke Go Food Festival yang tersedia di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta. Admin mampir ke stand masakan Padang, Salero Sepakat. Harga menunya bervariasi, mulai dari Rp 10.000 sampai Rp 35.000 (belum termasuk nasi Rp 10.000). Kalau mau sayur gratis bisa minta sayur asem. Sambelnya ada empat macam.

Setelah itu admin bicara dengan petugas "Isi Saldo Go Pay". Beliau menjelaskan banyak yang isi saldo Go Pay karena "cashback" nya ada yang mencapai 50%.

Admin juga bicara dengan petugas yang mengelola Go Food Festival ini, beliau menyampaikan bahwa beliau belum tahu sampai kapan Go Food Festival ini akan berada di Terminal 3 ini. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas