The Salahuddin Generation (Ep. 9) — One Sultan vs. All of Europe - Saat Kemenangan Justru Mengundang Perang Baru

Gambar
  Kita sering mengira kemenangan adalah garis finish. Padahal dalam banyak perjuangan—dakwah, kepemimpinan, bahkan perubahan diri—kemenangan justru mengundang babak berikutnya: serangan balik . Episode ini menunjukkan satu prinsip besar yang jarang disadari: “Victory does not end wars. It invites them.” Kemenangan tidak otomatis mengakhiri perang—ia sering memanggil perang yang lebih besar . Setelah Yerusalem dibebaskan, umat bergembira. Namun Salahuddin membaca kenyataan yang pahit: musuh belum habis—yang baru mulai adalah perang sesungguhnya. 1) Prinsip Serangan Balik: Setelah Menang, Musuh Tidak Diam Salahuddin memahami, tentara Salib di Syam bukan berdiri sendiri. Mereka punya “suplai superpower”: Eropa —yang bisa mengirim pasukan, senjata, logistik, mesin pengepungan, dan kapal-kapal perang kapan saja. Maka kemenangan besar atas pasukan Salib lokal bukan akhir cerita. Itu adalah pemicu : Eropa akan tersentak, harga diri mereka terpukul, dan mereka akan mengir...

Bank Indonesia menyerahkan bantuan pembuatan rumah pembibitan ikan kepada Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas

Dari kiri ke kanan: Giyar, Widodo, Supriyanto, Edwin, Prasustyawatiningsih
Pada hari Senin, 27 Mei 2019, Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas kembali menerima bantuan dari Bank Indonesia. Kali ini untuk pembuatan rumah pembibitan ikan. Bantuan sebelumnya adalah untuk budi daya ikan dengan kolam diatas tanah.

Bantuan diserahkan oleh pejabat Bank Indonesia Palangka Raya yaitu Ibu Prasustyawatiningsih didampingi oleh Bapak Edwin kepada Pimpinan Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas yaitu Bapak Supriyanto, M.Pd yang didampingi oleh pengurus pondok pesantren yaitu Bapak Widodo dan Bapak Giyar.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas