The Salahuddin Generation (Ep. 4): Nur ad-Din Menyatukan Syam—Dari “Dawla” ke “Din”

Gambar
  Setiap kali ada sosok baik yang mulai mengangkat panji perbaikan, ia dibunuh—sering di hari Jumat, di ruang publik, agar ketakutan menyebar cepat. Umat pun seperti kembali ke “titik nol”. Episode 4 ini menunjukkan titik balik: harapan yang sempat runtuh, lalu bangkit lagi —melalui Imad ad-Din Zengi, dan lebih besar lagi melalui putranya: Nur ad-Din Mahmud Zengi , penguasa yang dibesarkan oleh ulama. 1) Pola Teror: Pembunuhan Jumat untuk Menguasai Psikologi Umat Episode dibuka dengan pengingat pola para pembunuh (assassins): mereka memilih masjid dan Jumat karena itu “panggung” paling efektif di era tanpa media massa. Tujuannya bukan hanya menghilangkan tokoh, tetapi membunuh harapan . Namun sejarah mengajarkan: harapan yang ditanam dalam iman dan kerja sistematis tidak mudah dipadamkan. 2) Imad ad-Din Zengi: Dua Kunci—Persatuan dan Keadilan Ketika Zengi naik, ia membawa dua misi utama: Persatuan : musuh yang solid tidak bisa dilawan oleh umat yang tercerai-berai. Keadi...

Buka Puasa Bersama Asosiasi Kesehatan Haji Indonesia Kabupaten Kapuas


Pada hari Senin, 27 Mei 2019 bertempat di Dapur Larasa, Asosiasi Kesehatan Haji Indonesia (AKHI) Kabupaten Kapuas menyelenggarakan kegiatan Buka Puasa Bersama. Kegiatan ini dihadiri oleh anggota AKHI yang tinggal di kota Kuala Kapuas dan sekitarnya. Kegiatan ini diawali dengan ceramah pengantar berbuka puasa, dilanjutkan dengan buka puasa bersama, shalat Maghrib berjama'ah dan makan malam bersama. Kegiatan ini dibuka dan ditutup oleh Ketua AKHI Kabupaten Kapuas, dr. Ichsan Safwannoor, Sp.S.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas