The Salahuddin Generation (Ep. 6): Revolusi Salahuddin Dimulai—Reformasi yang Lebih Sulit dari Penaklukan

Gambar
  Episode 6 menandai babak baru: Salahuddin (Yusuf) akhirnya memegang kendali Mesir. Tetapi pesan utama video ini tegas: “mengambil kekuasaan itu sulit—namun membangun perubahan jauh lebih sulit.” Sebab setelah kemenangan, musuh tidak hilang; ia hanya berganti wujud: sistem lama, loyalitas lama, dan musuh tak terlihat. Di episode ini, narasi bergerak dari medan perang ke medan yang lebih rumit: reformasi hati, reformasi institusi, dan reformasi peradaban. 1) Awal yang Tidak Sempurna: “Dosa Besar” di Masa Muda, Tapi Pintu Taubat Terbuka (00:00–04:56) Di pembuka, Dr. Hassan Elwan mengingatkan satu hal yang menumbuhkan harapan: Salahuddin tidak langsung “lahir sebagai wali”. Ia pernah hidup nyaman, bahkan disebut pernah tergelincir (di antaranya kebiasaan buruk seperti minum). Namun justru ini yang ditekankan: orang besar sering punya awal yang biasa-biasa saja—atau bahkan buruk—lalu berubah total karena taubat dan lingkungan yang benar. Kuncinya ada pada kalimat yang menohok...

Buka Puasa Bersama di Masjid An-Nur Kuala Kapuas



Pada hari Senin, 20 Mei 2019 bertempat di Masjid An Nur Jl. Patih Rumbih Kuala Kapuas, diadakan cermah agama menjelang buka puasa oleh Ustadz Usman A Nugraha dengan thema "IKHLAS"

Ciri-ciri orang Ikhlas
1. Suka menyembunyikan amal
2. Takut terkenal
3. Merasa kurang ikhlas 
4. Tidak peduli pujian (seperti bayi tidak peduli dgn pujian dan celaan)

Ciri-ciri orang Riya
1. Malas bila sendirian
2. Rajin bila ditempat ramai
3. Rajin beamal bila di puji
4. Kurang beramal bila di kritik

Cara menilai ibadah kita ikhlas atau tidak dengan cara membandingkan antara ibadah ditempat umum dgn ibadah sendirian (amalan tanpa diketahui dgn yg diketahui)

Tulisan dan foto dikirim oleh Muhammad Hipni

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas