Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Mukhoyyam Al-Qur'an Guru dan Karyawan Yayasan Islam Al-Amin Kapuas

Bapak Agus Setiawan sedang mengulang hapalan Qur'an
Mulai tanggal 11 - 14 Mei 2019 bertempat di Masjid Al-Amin, Jalan Pemuda km. 1,5 Gg II, Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah dilaksanakan kegiatan Mukhoyyam Qur'an bagi Guru dan Karyawan Yayasan Islam Al-Amin Kapuas.

Musyrif kegiatan ini adalah para ketua yayasan sendiri (Bapak Agus Setiawan) beserta para guru Qur'an di yayasan. Kegiatan mukhoyyam Qur'an ini dibagi menjadi dua tempat yaitu di Pondok Pesantren yang sudah dilaksanakan pada awal Ramadhan lalu dan di komplek Islamic Center ini.

Kegiatan ini hanya berlangsung setengah hari saja setiap hari. Para peserta diwajibkan untuk menghapalkan surat-surat pendek yang belum mereka hapal, serta menyelesaikan target bacaan Qur'an.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)