Ketika Membaca Al-Qur’an, Pertanyaan Terpenting Adalah: Apakah Saya Juga Melakukannya?

Gambar
  Ada ayat-ayat Al-Qur’an yang kita baca sebagai kisah masa lalu. Kita merasa sedang membaca sejarah tentang orang-orang terdahulu: Fir‘aun, Qarun, kaum ‘Ad, kaum Tsamud, atau Bani Israil. Tetapi semakin kita merenung, semakin terasa bahwa Al-Qur’an tidak hanya sedang mengajak kita menengok masa lalu. Al-Qur’an sedang menghadapkan cermin ke wajah kita sendiri. Salah satu ayat yang sangat kuat untuk direnungkan adalah firman Allah dalam Surah Al-Qashash ayat 4: “Sungguh, Fir‘aun telah berbuat sewenang-wenang di bumi dan menjadikan penduduknya berpecah-belah. Ia menindas segolongan dari mereka, menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka. Sungguh, ia termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan.” Ayat ini menceritakan kekejaman Fir‘aun terhadap Bani Israil. Tetapi bila kita berhenti hanya pada sejarahnya, kita mungkin kehilangan pesan terdalamnya. Sebab Al-Qur’an tidak hanya memperkenalkan nama Fir‘aun sebagai tokoh masa lalu, tetapi juga me...

Rapat Koordinasi Kabupaten Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Tahun 2019


Pada hari Selasa, 21 Mei 2019 bertempat di aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kapuas dilaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Kabupaten Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Tahun 2019. Kegiatan ini merupakan kegiatan bersama antara pemerintah daerah Kabupaten Kapuas bersama dengan Forkompida dan berbagai unsur lainnya. 

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah, Camat se-Kabupaten Kapuas, Organisasi Masyarakat dan Pemuda se-Kabupaten Kapuas, tokoh masyarakat serta tokoh agama di Kabupaten Kapuas.

Dalam pertemuan ini, Bupati Kapuas, Ir. Ben Brahim S. Bahat, MM, MT mengajak seluruh masyarakat untuk rukun dan tidak ikut demo ke Jakarta pada tanggal 22 Mei 2019 besok.

Wakil dari Kepolisian Resort Kapuas, Kepala Unit Tingkat Pidana Tertentu menyampaikan materi tentang tindakan yang dilakukan pada tanggal 22 Mei 2019 yaitu tidak melakukan aksi turun ke jalan pada tanggal 22 Mei 2019 untuk mengantisipasi adanya korban karena tindakan teror. Polisi juga mengharapkan agar masyarakat tidak terpecah karena beda pilihan dalam Pemilu 2019. 

Kepala Kepolisian Resort Kapuas mengharapkan masyarakat tidak mudah terprovokasi dan tidak percaya dengan berita hoaks yang beredar.

Kepala Komando Distrik Militer 1011 Kuala Kapuas meminta peserta untuk memastikan bahwa kondisi Kapuas aman. Beliau mengajak masyarakat untuk mengantisipasi munculnya konflik. 

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kapuas, Mauladi, SH, MH menjelaskan bahwa konflik terjadi karena rendahnya pemahaman hukum di kalangan masyarakat. Beliau mengharapkan masyarakat tidak melakukan tindakan untuk merugikan diri kita sendiri.

Wakil Bupati Kapuas, Drs. H. M. Nafiah Ibnor, MM menghimbau agar masyarakat Kapuas tidak ke Jakarta. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)