DWP Fakultas Teknik UGM Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Karhutla di Kapuas

Gambar
  Kapuas, Kalimantan Tengah — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas diwujudkan melalui bantuan air bersih dan air minum dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DWP FT UGM) . Bantuan tersebut disalurkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Kapuas , bersama Lazismu Kapuas dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah . Sebanyak 15.000 liter air bersih dan 1.000 galon air minum telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik, di antaranya Masjid Jami Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Masjid Ar-Rahman Jalan Barito, kawasan Jalan Kapuas Pasar Sabtu, serta Desa Pulau Telo Baru . PDM Kabupaten Kapuas melalui MDMC menyampaikan apresiasi kepada DWP Fakultas Teknik UGM atas dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih dan air minum di ten...

Syafaat Rasulullah di Hari Kiamat - Nouman Ali Khan


وَقَالُوا لَنْ تَمَسَّنَا النَّارُ إِلَّا أَيَّامًا مَعْدُودَةً ۚ قُلْ أَتَّخَذْتُمْ عِنْدَ اللَّهِ عَهْدًا فَلَنْ يُخْلِفَ اللَّهُ عَهْدَهُ ۖ أَمْ تَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ


Dan mereka berkata: "Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali selama beberapa hari saja". Katakanlah: "Sudahkah kamu menerima janji dari Allah sehingga Allah tidak akan memungkiri janji-Nya, ataukah kamu hanya mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?" (Q.S. Al-Baqarah, 2: 80)
Dan sesungguhnya, jika mereka ditimpa sedikit saja dari azab Tuhan-mu, pastilah mereka berkata: "Aduhai, celakalah kami, bahwasanya kami adalah orang yang menganiaya diri sendiri". (Q.S. Al-Anbiya, 21: 46)
"Mass" artinya disentuh dengan sesuatu yang sangat ringan, yang kita sendiri tidak sadar dengan sentuhan itu. Misalnya sentuhan lalat.
Yang menyentuh mereka adalah angin "lahwa" (panas) dan "nahwa" (dingin). Ketika udara menyentuh kita, kita tidak menyadarinya. Pintu neraka tertutup. Ketika ada angin dari neraka menyentuh orang-orang yang akan masuk surga mereka langsung berkata: 
... "Aduhai, celakalah kami, bahwasanya kami adalah orang yang menganiaya diri sendiri". (Q.S. Al-Anbiya, 21: 46)
Kisah perjalanan mencari syafaat dari Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, Muhammad SAW. 
La yatakallamuuna illa man azina lahurrahmaan
Pujian dan memuji Allah dengan apa yang diajarkan Allah. 
Rasulullah sujud di Maqaaman mahmuda. Memuji-Nya dengan pujian yang diajarkan-Nya. Kemudia Allah berfirman: 
“Wahai Muhammad, angkat kepalamu, mintalah, niscaya kau diberi, dan berilah syafa’at niscaya akan dikabulkan!”
Maka Muhammad SAW mengangkat kepalanya dan berkata, “Ummatku wahai Rabb-ku, ummatku wahai Rabb-ku, ummatku wahai Rabb-ku!”

Dimana orang lain mengurus dirinya sendiri - nafsi, nafsi. Orang akan lari dari ibunya, bapaknya, saudaranya, istrinya, anaknya. Orang pada waktu itu mau memberikan bumi dan seluruh isinya untuk mengganti posisinya. 
Mengapa kita tidak bersatu, ketika Rasulullah mengatakan ummati. 
Dikeluarkan darinya siapa yang memiliki "barley seed" iman dalam hatinya. Kemudian malaikat memberhentikan mereka karena ada yang punya iman lebih kecil dari itu. 
Rasulullah mengulang kembali proses itu. Kali ini Rasulullah tidak minta izin. Allah kembali mengulang firman-Nya. Allah mengizinkan mengeluarkan orang yang memiliki "mustard seed" (sangat kecil). Yang tidak bisa ditimbang didunia ini. Keimanan yang mereka sendiri tidak menyadarinya. 
Rasulullah kembali meminta kepada Allah. 
Kalau kita diberi kesempatan untuk meminta apapun yang diinginkan, kita punya daftar permintaan. 
Temukan, orang yang punya keimanan yang paling kecil. Microscopic. Keluarkan mereka dari neraka. Hadits ini menunjukkan bahwa orang beriman ada yang masuk neraka. 
Para sahabat yang menanyakan hadits ini kepada Anas, datang ke Hasan bin Ali bin Abu Thalib. Hasan berkata: Apa lagi? Hasan berkata bahwa dia menerima hadits ini ketika dia sedang dipuncak masa mudanya. Mungkin dia tidak bilang kalian karena takut kalian akan malas. 
Rasulullah mengatakan bahwa dia kembali untuk keempat kalinya. Beliau memuji, sujud. Allah mengulangi lagi jawabannya. 
Ya Rabb beri aku izin terhadapat siapapun yang mengucapkan La ilaha illallah. 
Orang-orang Arab Badui itu berkata: "Kami telah beriman". Katakanlah: "Kamu belum beriman, tapi katakanlah 'kami telah tunduk', karena iman itu belum masuk ke dalam hatimu; ... (Q.S. Al-Hujurat, 49: 14)
Aku bersumpah dengan otoritas-Ku, dengan "my glory", "my greatness", "my magnificent" being. Aku akan mengeluarkan orang yang mengucapkan La ilaha illallah. 
(yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (dikatakan kepada mereka): "Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar". (Q.S. Al-Hadid, 57: 12)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)