Kapuas, Kalimantan Tengah — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas diwujudkan melalui bantuan air bersih dan air minum dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DWP FT UGM) . Bantuan tersebut disalurkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Kapuas , bersama Lazismu Kapuas dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah . Sebanyak 15.000 liter air bersih dan 1.000 galon air minum telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik, di antaranya Masjid Jami Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Masjid Ar-Rahman Jalan Barito, kawasan Jalan Kapuas Pasar Sabtu, serta Desa Pulau Telo Baru . PDM Kabupaten Kapuas melalui MDMC menyampaikan apresiasi kepada DWP Fakultas Teknik UGM atas dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih dan air minum di ten...
Tingkatan takdir ada 4 menurut Syaikh Utsaimin
yaitu:
1.Ilmu – Allah
Maha Mengetahui segala sesuatu yang terjadi baik sesuatu yang tidak ada
permulaannya dan sesuatu yang tidak ada akhirnya.
2.Kitaabah
(penulisan) – Apa yang Allah ketahui itu ditetapkan dalam suatu catatan lengkap
di Lauhul Mahfudz. Sesungguhnya Allah menulis takdir semua makhluk 50.000 tahun
sebelum dia menciptakan langit dan bumi.
3.Semua yang
terjadi di alam ini, tidak terjadi kecuali dengan izin Allah SWT.
4.Amal
perbuatan makhluk adalah diciptakan oleh Allah SWT.
Bantahan bagi orang yang menyalahkan takdir.
Allah menurunkan syariat untuk kemaslahatan
hamba-Nya.
Buah beriman kepada takdir:
Tawakal kepada Allah ketika mengerjakan
sebab.
Kita kenyang karena kita makan. Rasa haus
hilang karena kita minum. Kita sembuh karena berobat.
Tawakal adalah salah satu
bentuk ibadah kepada Allah SWT. La haula wala quwwata illa billah. Tidak ada
kekuatan selain daripada Allah SWT. Persoalan kita adalah karena kita merasa
memiliki. Allah SWT berfirman: berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang
sabar yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah dia mengatakan: Inna
lillahi wa inna ilaihi raji’un (sesungguhnya kita milik Allah dan sesungguhnya
kita akan kembali kepada-Nya). Diri kita dari kepala sampai kaki adalah milik
Allah SWT. Tawakal adalah berserah diri kepada Allah SWT.
Budak itu tidak bebas berbuat. Semua yang akan
dia lakukan harus seizin majikannya. Bahkan pikirannya pun harus sejalan dengan
pikiran majikannya. Kita ini adalah “abdun” (hamba) Allah SWT.
Contoh sebab:
Berusaha, untuk mencari rezeki. Rezeki bisa
berbentuk uang dan materi. Kita tidak boleh bersandar pada usaha. Maksudnya,
kalau kita sudah berusaha keras, seoptimal mungkin, tapi belum mendapatkan apa
yang kita inginkan, kita tidak bersedih karena kita sudah berusaha. Usaha itu
adalah sebab. Kalau ada orang yang bersandar pada sebab, takutnya ketika dia
sudah berusaha sedemikian rupa kemudian tidak dapat, dia akan menggerutu. Allah
meminta kita berusaha, bukan hasilnya.
Berobat untuk kesembuhan. Yang menyembuhkan
penyakit bukan obat, bukan dokter, bukan usaha itu sendiri. Meskipun kita sudah
berusaha dan tidak sembuh, semuanya bernilai di sisi Allah SWT.
Perjuangan untuk meraih kemenangan. Perjuangan
untuk mendapatkan kebenaran. Katakanlah kebenaran telah datang, kebatilan pasti
tumbang. Sesungguhnya kebatilan pasti akan tumbang. Kebatilan tidak akan
tumbang begitu saja. Perjuangan adalah usaha.Bila Allah belum memberikan kemenangan maka perjuangan itu tidak akan
sia-sia, tetap bernilai disisi Allah SWT.
Rajin belajar untuk mendapatkan ilmu.
Kemampuan menyerap ilmu satu orang dengan orang yang lain berbeda-beda. Ada
santri yang rajin belajar tapi tidak bisa-bisa. Ada yang tidak rajin belajar,
tapi cepat menangkap pelajaran. Kita belajar menghapalkan pelajaran, disamping
kita ada teman yang dikaruniai menghapal dengan mendengar. Kita yang
susah-sudah mendengar belum tentu hapal. Dalam bahasa tarbiyah adalah malakah
tarbiyah atau kemampuan belajar.
Termasuk do’a. Do’a itu adalah salah satu
sebab. Apakah semua do’a yang kita panjatkan akan langsung Allah kabulkan?
Tidak.
Ada tiga kemungkinan dari do’a:
Pertama. Allah SWT akan memberikan apa yang
kita inginkan.
Kedua. Allah tidak memberikan apa yang kita
minta, tapi memberi apa yang lebih baik.
Ketiga, Allah tidak kabulkan apa yang kita
minta, tidak diganti, tapi disimpan untuk diakhirat.
Allah tidak menuntut hasil, tapi usaha.
Teruslah berdo’a karena do’a akan bermanfaat disisi Allah SWT.
Buah dari tawakal yang kedua adalah agar orang
tidak mengagumi dirnya.
Mengagumi diri sendiri akan menghasilkan sikap
takabur. Takabur adalah sifat Iblis. Iblis itu suka menentang dan sombong.
Bila apa yang kita usahakan tercapai, biasanya
kita takabur. Contoh manusia sombong adalah Qarun. Ketika ditanya darimana dia
mendapatkan harta yang begitu banyak? Dia menjawab: Harta yang banyak itu aku
dapatkan karena ilmu yang aku miliki (jerih payahku, tetes keringatku). Ini
sikap sombong.
Bandingkan dengan Nabi Sulaiman yang Allah
berikan kekayaan yang lebih banyak dari Qarun. Allah limpahkan juga kepadanya
kekuasaan yang rakyatnya bukan saja manusia, tapi juga jin dan binatang. Beliau
mengatakan bahwa ini adalah karunia Tuhanku. Beda dengan ucapan Qarun.
Dalam Surat Al-Alaq, Allah berfirman:
Sesungguhnya manusia itu bersikap menjadi seorang diktator (tiran), berlaku
sewenang-wenang ketika dia merasa mampu. Orang yang sombong merasa mampu.
Kekuasaan kita dibatasi oleh banyak hal, diantaranya waktu. Paling lama seumur
hidup.
Berikut ini adalah terjemahan dari halaman di Astronesian Basic Vocabulary Database . Nampaknya masih perlu ada koreksi untuk bahasa Dayak-nya sendiri, begitu juga dengan terjemahannya. Untuk penerjemahan menggunakan Google Translate . Koreksi bahasa dibantu oleh Dra. Hernawaty, M.Kes. Untuk koreksi dari halaman ini dapat diberikan pada komentar. Upaya penerjemahan Kamus Bahasa Dayak - Jerman sedang berlangsung, dapat dipantau pada: Kamus Dayak Ngaju - Indonesia .
Kata benda dengan awalan Jalah toh bujur. - Huma te korik. - Lewu toh hai tuntang bahalap. - Ie oloh korik. (tingkat rendah). - Danum jetoh papa. - Oloh te bujur. - Kabon korik te bahalap. - Huma toh dia hai. - Andau toh andau hai. Kalimat sederhana yang dibentuk dari kata sehari-hari Ingat: Kalimat biasanya dimulai dengan subyek , diikuti dengan predikat dan obyek . Diawal kalimat anda juga meletakkan kata yang harus ditekankan. Kemurnia suku juga penting. Tensesnya dibentuk oleh "aton", nya; "jari", sudah; "kareh," masa depan, akan, dan "akan," akan, harus, semuanya mendahului kata kerja. Seringkali tense hanya hasil dari konteks. omba, pergi bersama-sama awi , lakukan, lakukanlah dumah , datang buli , kembali ke nahuang, handak, maku, ingin imbit , itu akan dibawa gau , mencari harati , memahami Aku omba keton. Aku ikut denganmu. Omba aku , pergi dengan saya Awi te ! Lakukan itu Imbit danum ! Bawa air Bu...
Toko ini terletak di Jl. Kapuas Seberang I, Kelurahan Dahirang, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas. Teleponnya adalah (0513) 23655. Toko ini menjual berbagai souvenir khas Kapuas seperti perahu naga yang terbuat dari getah nyatu (sebagaimana tampak dalam gambar berikut ini): Perahu naga dari getah nyatu
Komentar
Posting Komentar
Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!