Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Buka puasa bersama di rumah dr. H. M. Rosihan Anwar



Pada hari Sabtu, 18 Mei 2019 bertempat di rumah dr. H. M. Rosihan Anwar dilaksanakan kegiatan buka puasa bersama. Kegiatan ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Kalimantan Tengah, Bapak Heru Hidayat. Kegiatan dilanjutkan dengan ceramah pengantar berbuka puasa yang disampaikan oleh Ustadz Suriani Jiddy, Lc yang menyampaikan tentang Jihad Politik. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)