MDMC Kapuas Resmi Dibentuk untuk Periode 2025–2030

Sabtu, 2 Agustus 2025 Bertempat di Kompleks Perguruan Muhammadiyah, Jalan Barito, Kuala Kapuas, telah diselenggarakan rapat pembentukan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kapuas untuk periode 2025–2030. Melalui rapat tersebut, susunan kepengurusan MDMC Kapuas ditetapkan sebagai berikut: Ketua: Muhammad Hipni, S.Kep., Ners Wakil Ketua: Much. Busyrol Fuad, S.Psi Sekretaris: Endang Andriyani, S.Pd., M.Pd. Bendahara: Sri Agustina, A.Md. MDMC, atau Muhammadiyah Disaster Management Center , adalah lembaga penanggulangan bencana di bawah naungan organisasi Muhammadiyah. Lembaga ini berfungsi sebagai pusat koordinasi sumber daya Muhammadiyah dalam kegiatan penanggulangan bencana, baik bencana alam maupun non-alam, di seluruh Indonesia. Dengan terbentuknya kepengurusan MDMC Kapuas, diharapkan akan semakin memperkuat kesiapsiagaan dan respon cepat Muhammadiyah terhadap berbagai potensi bencana di wilayah Kabupaten Kapuas dan sekitarnya. Berita dikirim oleh Bapa...

Talent Pool 2019 di Kantor Regional VIII BKN Banjarmasin


Pada hari Selasa - Kamis, 25-27 Juni 2019 bertempat di aula Kantor Regional VIII BKN Banjarmasin dilaksanakan kegiatan Pelaksanaan Penilaian Potensi dan Kompetensi JPT Pratama dan Administrator se-Wilayah Kerja Kantor Regional VIII BKN Banjarmasin. Kegiatan ini diawali dengan berbagai sambutan dari:

Indriati - BKN:

  • BKN menyiapkan database potensi dan kompetensi (talent pool)
  • Bisa digunakan untuk mutasi, promosi
  • Pimpinan tinggi harus memiliki kompetensi sosial kultural agar bisa menjadi perekat bangsa.
  • Target 2.000 peserta di 14 kantor regional
  • Dapat digunakan untuk mengikuti seleksi terbuka Jabatan Tinggi Pratama.
  • Dapat digunakan untuk training need analysis instansi


Yusuf Hakim Gumilang - Tenaga ahli kepresidenan: Manajemen Talenta ASN Nasional

  • Pak Jokowi minta redistribusi ASN agar kebutuhan ASN diberbagai daerah dapat dipenuhi.
  • Birokrasi harus cepat prosesnya.
  • Kita berada di tingkat 55 dalam birokrasi di Asia; 95 dari 200 negara. Ini adalah terbaik dibandingkan dengan masa lalu.
  • 30% APBN digunakan membiayai ASN
  • Harusnya ASN jadi champion untuk melayani masyarakat
  • ASN belum berbasis merit system
  • Pejabat Pembina Karir adalah Bupati
  • UU ASN, turunannya adalah PP 30/2019 ttg penilaian kinerja.
  • Perpres 54/2018
  • Penegakan system merit

Yulina - BKN:

  • Indeks efektifitas pemerintahan Indonesia naik 23 poin.
  • Asesmen center akurasinya 70%
  • Asesmen dengan kinerja 90%
  • Akreditasi dan sertifikasi lembaga asesmen.
  • Talent Pool ideal - kompetensi manajerial - sosial kultural - kinerja
  • 17% yang bisa masuk yang ideal ini
  • Sistem pengembangan karir tidak dilaksanakan dengan baik.
  • 60% yang diintervensi bisa meningkat kapasitasnya.
Setelah sambutan para peserta menjalani serangkaian kegiatan yaitu menjawab kasus yang diberikan kemudian menjalan psiko tes menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Setelah itu peserta menjalani diskusi dan wawancara. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas