Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Talent Pool 2019 di Kantor Regional VIII BKN Banjarmasin


Pada hari Selasa - Kamis, 25-27 Juni 2019 bertempat di aula Kantor Regional VIII BKN Banjarmasin dilaksanakan kegiatan Pelaksanaan Penilaian Potensi dan Kompetensi JPT Pratama dan Administrator se-Wilayah Kerja Kantor Regional VIII BKN Banjarmasin. Kegiatan ini diawali dengan berbagai sambutan dari:

Indriati - BKN:

  • BKN menyiapkan database potensi dan kompetensi (talent pool)
  • Bisa digunakan untuk mutasi, promosi
  • Pimpinan tinggi harus memiliki kompetensi sosial kultural agar bisa menjadi perekat bangsa.
  • Target 2.000 peserta di 14 kantor regional
  • Dapat digunakan untuk mengikuti seleksi terbuka Jabatan Tinggi Pratama.
  • Dapat digunakan untuk training need analysis instansi


Yusuf Hakim Gumilang - Tenaga ahli kepresidenan: Manajemen Talenta ASN Nasional

  • Pak Jokowi minta redistribusi ASN agar kebutuhan ASN diberbagai daerah dapat dipenuhi.
  • Birokrasi harus cepat prosesnya.
  • Kita berada di tingkat 55 dalam birokrasi di Asia; 95 dari 200 negara. Ini adalah terbaik dibandingkan dengan masa lalu.
  • 30% APBN digunakan membiayai ASN
  • Harusnya ASN jadi champion untuk melayani masyarakat
  • ASN belum berbasis merit system
  • Pejabat Pembina Karir adalah Bupati
  • UU ASN, turunannya adalah PP 30/2019 ttg penilaian kinerja.
  • Perpres 54/2018
  • Penegakan system merit

Yulina - BKN:

  • Indeks efektifitas pemerintahan Indonesia naik 23 poin.
  • Asesmen center akurasinya 70%
  • Asesmen dengan kinerja 90%
  • Akreditasi dan sertifikasi lembaga asesmen.
  • Talent Pool ideal - kompetensi manajerial - sosial kultural - kinerja
  • 17% yang bisa masuk yang ideal ini
  • Sistem pengembangan karir tidak dilaksanakan dengan baik.
  • 60% yang diintervensi bisa meningkat kapasitasnya.
Setelah sambutan para peserta menjalani serangkaian kegiatan yaitu menjawab kasus yang diberikan kemudian menjalan psiko tes menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Setelah itu peserta menjalani diskusi dan wawancara. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)