Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Seminar Kesehatan PATELKI 2019

dr. Arlan Prabowo, Sp.PK

Widjiati, SKM, MPH

Pelantikan pengurus Patelki Kapuas dan Pulang Pisau

Agus, S.Si, M.MKes
Pada hari Ahad, 25 Agustus 2019 bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas dilaksanakan kegiatan Seminar Kesehatan PATELKI 2019. Kegiatan ini mengambil tema: Peran Tenaga Kesehatan Dalam Mensukseskan Program Nasional Kementerian Kesehatan. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut adalah:

  • dr. Tri Setyautami, MPHM
  • dr. Rintho Tangkudung, Sp.B
  • dr. Arlan Prabowo, M.Sc, Sp.PK
  • Agus, S.Si, M.MKes
  • Dwi Widjajannti, SST
  • Ariana, SST
Kegiatan ini disandingkan dengan pelantikan Pengurus Patelki Cabang Kapuas dan Pulang Pisau.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"