The Salahuddin Generation (Ep. 11): Salahuddin’s Legacy — Warisan Terbesar Bukan Tahta, Bukan Kota, Bahkan Bukan Yerusalem

Gambar
Ia mengalahkan para raja. Ia membebaskan Yerusalem. Ia mematahkan Perang Salib Ketiga. Tetapi pada akhirnya—apa yang paling ia takutkan? Apa yang paling ia rindukan? Dan apa yang paling ia titipkan? Episode penutup ini menjawab dengan kalimat yang menohok: yang paling besar dalam pandangan Salahuddin bukanlah kota, bukan kejayaan, bahkan bukan Yerusalem sebagai “trofi” sejarah. Yang paling besar adalah Allah , dan segala yang selain-Nya hanyalah jalan. 1) Mars Terakhir Menuju Yerusalem: “Tidak Ada Lagi yang Datang Menolong” Setelah bertahun-tahun perang, pasukan Frank akhirnya mencoba mengambil “hadiah utama”: Yerusalem . Salahuddin tahu, ini bukan sekadar pertempuran biasa. Maka ia mengumpulkan tentara dan berkata tegas: kalian adalah tentara Islam hari ini, darah, harta, dan keluarga kaum Muslim bergantung pada kalian, tidak ada Muslim lain yang akan datang menolong, ini amanah yang Allah letakkan di pundak kalian. Pidato ini bukan untuk membakar emosi semata, t...

Pemantapan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Muda Kabupaten Kapuas Tahun 2019

Pada hari Kamis, 12 Desember 2019 bertempat di Sanggar Pramuka, Kuala Kapuas dilaksanakan kegiatan pembukaan Pemantapan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Muda Kabupaten Kapuas Tahun 2019. 

Kegiatan ini diikuti oleh Tagana Muda yang berasal dari berbagai kalangan, dari STAI, dari SMK, dan dari Swasta. Ketua panitia, Bapak Rahmadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah angkatan ke-6 yang diawali tahun 2006. Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan ini pertama kalinya berasal dari dana Dinas Sosial Kabupaten Kapuas.

Bapak Budi, kepala Dinas Sosial Kabupaten Kapuas berjanji untuk mendorong semua unsur di Dinas Sosial termasuk Tagana. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas