Keamanan Pangan: Dimulai dari Dapur, Dijaga oleh Kita Semua

Gambar
  Makanan adalah kebutuhan paling dasar manusia. Setiap hari kita makan untuk mendapatkan energi, tumbuh, bekerja, belajar, dan menjaga kesehatan. Namun, makanan yang tampak enak dan mengenyangkan belum tentu aman. Bila makanan tercemar bakteri, virus, parasit, atau bahan kimia berbahaya, makanan tersebut justru dapat menjadi sumber penyakit. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengingatkan bahwa keamanan pangan, gizi, dan ketahanan pangan saling berkaitan erat. Artinya, makanan yang cukup saja belum cukup. Makanan juga harus bergizi dan aman dikonsumsi. Tanpa keamanan pangan, makanan dapat menyebabkan diare, keracunan, gangguan kesehatan jangka panjang, bahkan kematian. WHO memperkirakan sekitar 866 juta orang di dunia jatuh sakit setiap tahun setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, dan 1,52 juta orang meninggal dunia akibat masalah tersebut. Anak-anak di bawah usia lima tahun termasuk kelompok yang paling rentan. Mengapa Keamanan Pangan Penting? Keamanan pangan berar...

Novel Coronavirus (2019-nCoV) nasehat untuk masyarakat dari WHO

Rekomendasi standar WHO bagi masyarakat umum untuk mengurangi paparan dan penularan terhadap berbagai penyakit sebagai berikut, yang meliputi kebersihan tangan dan pernapasan, dan praktik keamanan pangan:

  • Sering-sering mencuci tangan menggunakan cairan cuci tangan berbasis alkohol atau sabun dan air;
  • Bila batuk dan bersih tutupi mulut dan hidung dengan siku yang ditekuk atau tisu - buang tisu segera dan cuci tangan.
  • Hindari kontak erat dengan orang yang demam dan batuk.
  • Jika anda demam, batuk dan sulit bernapas segera berobat dan ceritakan tentang riwayat perjalanan terakhir Anda kepada petugas kesehatan;
  • Bila mengunjungi pasar hewan di daerah yang mengalami kasus novel coronavirus, hindari kontak langsung yang tidak dilindungi dengan hewan dan permukaan yang kontak dengan hewan;
  • Hindari konsumsi produk binatang yang mentah atau setengah matang. Daging, susu atau organ binatang mentah harus ditangani dengan hati-hati, untuk menghindari kontamisasi silang dengan makanan yang tidak dimasak sebagaimana praktek keamanan makanan yang baik;


Sumber: Novel Coronavirus (2019-nCoV) advice for the public

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas