Membayangkan Adaptasi Iklim di Kota: Dari “Bangun Infrastruktur” ke “Belajar Bersama”

Gambar
  (Pelajaran dari webinar IMAGINE Adaptation dan ide penerapannya untuk Kabupaten Kapuas) Perubahan iklim bukan lagi cerita masa depan. Kita sudah merasakannya lewat cuaca yang makin tidak menentu, banjir yang datang lebih sering, hari-hari panas yang menyengat, atau musim yang bergeser. Pertanyaannya bukan lagi “apakah perubahan iklim terjadi?”, melainkan: bagaimana kita beradaptasi, dan bagaimana kita tahu adaptasi itu berhasil? Dalam webinar publik yang menandai tahun keempat proyek riset IMAGINE Adaptation (didanai European Research Council), para peneliti dari BC3 (Basque Centre for Climate Change) memaparkan satu gagasan penting: adaptasi tidak bisa dinilai hanya dari daftar target dan angka-angka . Adaptasi harus dipahami sebagai proses sosial—bahkan politik—yang melibatkan nilai, pengalaman, dan pengetahuan lokal. Dan untuk bisa mengevaluasi adaptasi, kita harus lebih dulu membayangkan bersama : adaptasi yang “baik” itu seperti apa bagi warga? Berikut rangkuman gagasan...

Novel Coronavirus (2019-nCoV) nasehat untuk masyarakat dari WHO

Rekomendasi standar WHO bagi masyarakat umum untuk mengurangi paparan dan penularan terhadap berbagai penyakit sebagai berikut, yang meliputi kebersihan tangan dan pernapasan, dan praktik keamanan pangan:

  • Sering-sering mencuci tangan menggunakan cairan cuci tangan berbasis alkohol atau sabun dan air;
  • Bila batuk dan bersih tutupi mulut dan hidung dengan siku yang ditekuk atau tisu - buang tisu segera dan cuci tangan.
  • Hindari kontak erat dengan orang yang demam dan batuk.
  • Jika anda demam, batuk dan sulit bernapas segera berobat dan ceritakan tentang riwayat perjalanan terakhir Anda kepada petugas kesehatan;
  • Bila mengunjungi pasar hewan di daerah yang mengalami kasus novel coronavirus, hindari kontak langsung yang tidak dilindungi dengan hewan dan permukaan yang kontak dengan hewan;
  • Hindari konsumsi produk binatang yang mentah atau setengah matang. Daging, susu atau organ binatang mentah harus ditangani dengan hati-hati, untuk menghindari kontamisasi silang dengan makanan yang tidak dimasak sebagaimana praktek keamanan makanan yang baik;


Sumber: Novel Coronavirus (2019-nCoV) advice for the public

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas