Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Ir. Ben Brahim S. Bahat, MM, MT serius untuk menjadi Calon Gubernur Kalimantan Tengah Periode 2020-2025



Saat berangkat ke SMK Al-Amin Kapuas pada hari Rabu, 11 Maret 2020, admin melihat banyak baliho Bapak Ir. Ben Brahim S. Bahat, MM, MT di pinggir jalan. Karena waktu berangkat tidak banyak waktu luang, admin melewatkan saja baliho tersebut. Sepulangnya dari SMK Al-Amin Kapuas, admin menyempatkan diri untuk melihat secara jelas tulisan yang ada dalam baliho tersebut. Rupanya Bapak Ir. Ben Brahim S. Bahat, MM, MT serius untuk maju sebagai Calon Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah Periode 2020-2025.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"