Membayangkan Adaptasi Iklim di Kota: Dari “Bangun Infrastruktur” ke “Belajar Bersama”

Gambar
  (Pelajaran dari webinar IMAGINE Adaptation dan ide penerapannya untuk Kabupaten Kapuas) Perubahan iklim bukan lagi cerita masa depan. Kita sudah merasakannya lewat cuaca yang makin tidak menentu, banjir yang datang lebih sering, hari-hari panas yang menyengat, atau musim yang bergeser. Pertanyaannya bukan lagi “apakah perubahan iklim terjadi?”, melainkan: bagaimana kita beradaptasi, dan bagaimana kita tahu adaptasi itu berhasil? Dalam webinar publik yang menandai tahun keempat proyek riset IMAGINE Adaptation (didanai European Research Council), para peneliti dari BC3 (Basque Centre for Climate Change) memaparkan satu gagasan penting: adaptasi tidak bisa dinilai hanya dari daftar target dan angka-angka . Adaptasi harus dipahami sebagai proses sosial—bahkan politik—yang melibatkan nilai, pengalaman, dan pengetahuan lokal. Dan untuk bisa mengevaluasi adaptasi, kita harus lebih dulu membayangkan bersama : adaptasi yang “baik” itu seperti apa bagi warga? Berikut rangkuman gagasan...

Ma'had Tahfizh Al-Mulk Kapuas




Pada hari Sabtu, 25 Juli 2020 admin mendapat kesempatan untuk menyampaikan kajian Qur'an, Surat Al-Baqarah, sebagaimana yang disampaikan oleh Ustadz Nouman Ali Khan di Ma'had Tahfizh Al-Mulk Kapuas. Lembaga pendidikan Qur'an ini terletak di Jalan Pemuda Gg. II, Blok Tengah, Kelurahan Selat Dalam, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas.

Bila ingin mengenal lebih jauh tentang ma'had ini, silahkan melihat brosur berikut ini:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas