Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Shalat Idul Adha 1441 H dengan protokol kesehatan



Yayasan At-Ta'awun Kuala Kapuas bekerja sama dengan Masjid An-Nuur Kuala Kapuas menyelenggarakan shalat Idul Adha 1441 H di Stadion Panunjung Tarung Kuala Kapuas. Para jama'ah wajib menggunakan masker, menjaga jarak, dan menggunakan sajadah sendiri. Panitia menyediakan tanda jaga jarak untuk shaf depan dan menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun pada beberapa titik. 

Shalat Idul Adha dan khutbah disampaikan oleh Ustadz Tega Barudin, Lc. Beliau menyampaikan tema: Memetik Pelajaran dari Keteladanan Nabi Ibrahim alaihi salam.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)