Keamanan Pangan: Dimulai dari Dapur, Dijaga oleh Kita Semua

Gambar
  Makanan adalah kebutuhan paling dasar manusia. Setiap hari kita makan untuk mendapatkan energi, tumbuh, bekerja, belajar, dan menjaga kesehatan. Namun, makanan yang tampak enak dan mengenyangkan belum tentu aman. Bila makanan tercemar bakteri, virus, parasit, atau bahan kimia berbahaya, makanan tersebut justru dapat menjadi sumber penyakit. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengingatkan bahwa keamanan pangan, gizi, dan ketahanan pangan saling berkaitan erat. Artinya, makanan yang cukup saja belum cukup. Makanan juga harus bergizi dan aman dikonsumsi. Tanpa keamanan pangan, makanan dapat menyebabkan diare, keracunan, gangguan kesehatan jangka panjang, bahkan kematian. WHO memperkirakan sekitar 866 juta orang di dunia jatuh sakit setiap tahun setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, dan 1,52 juta orang meninggal dunia akibat masalah tersebut. Anak-anak di bawah usia lima tahun termasuk kelompok yang paling rentan. Mengapa Keamanan Pangan Penting? Keamanan pangan berar...

Temu Kangen dengan dr. Topan Brian Kiting - Konsultan Bedah Anak


Pada hari Rabu, 14 Oktober 2020 bertempat di Lobby RedTop Hotel, bersama kepala dinas kesehatan Kabupaten Kapuas, Bapak Apendi, S.K.M, M.M dan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Bapak Pandit, berkesempatan bertemu dr. Topan yang dulu pernah bertugas di RSUD dr. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas. Beliau sekarang bertugas di RS Persahabatan Jakarta sebagai Dokter Bedah Anak

Foto dan berita dikirim oleh Bapak M. Hipni

Komentar

Postingan populer dari blog ini