Tahajjud: Energi Sunyi yang Menguatkan Diri dan Masyarakat

Gambar
  Pernahkah kita merasa lelah—bukan hanya fisik, tapi juga lelah hati? Lelah menghadapi tuntutan hidup, berita buruk yang tak ada habisnya, pekerjaan yang menumpuk, dan hubungan sosial yang kadang menguras energi. Dalam situasi seperti ini, banyak orang mencari “bahan bakar” agar bisa tetap kuat, tetap baik, dan tetap memberi manfaat. Buku kecil  “Tahajjud: Fuel for the Self and Society”  menawarkan satu jawaban yang sederhana namun dalam:  tahajjud —shalat malam—sebagai  bahan bakar  yang menyalakan kembali jiwa, lalu memancar menjadi kebaikan sosial. Ketika Dunia Gelap, Ada Cahaya yang Menyala di Rumah-rumah Penulis menggambarkan pengalaman tinggal di Damaskus: menjelang malam, lampu-lampu rumah perlahan padam—orang tidur. Namun  sekitar satu jam sebelum Subuh , ada rumah-rumah yang kembali menyalakan lampu: mereka bangun untuk beribadah. Pemandangan ini membuat penulis merenung:  seandainya bumi dilihat dari langit, betapa indahnya rumah-rumah ...

Pola tidur Anda menggambarkan pola hubungan Anda



Tidur sangat berpengaruh terhadap hubungan suami istri. Narasumber menekankan pentingnya bagi pasangan untuk memperhatikan masalah tidur ini, mengingat tidur memakan sampai 1/3 hari kita. Penelitian beliau juga menemukan bahwa mereka yang memiliki pola tidur yang baik, umumnya memiliki emosi yang lebih baik pada hari berikutnya. Menariknya, masing-masing pasangan harus mencari pola tidur yang baik bagi mereka. Tidak ada jaminan bahwa tidur bersama akan membuat bahagia dan tidak ada jaminan bahwa tidur berpisah akan membuat tidak bahagia. Masing-masing keluarga memiliki keunikan masing-masing.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas