The Salahuddin Generation (Serial 2) Perang Salib Pertama: Mengapa yang Runtuh Duluan Justru Kita?

Gambar
  Dalam Episode 2, Dr. Hassan Elwan mengajukan tesis yang “menyakitkan” tetapi penting: Yerusalem tidak jatuh pertama kali karena pasukan Salib lebih kuat atau lebih banyak—melainkan karena sesuatu di internal dunia Muslim sudah runtuh terlebih dahulu. Episode ini menelusuri Perang Salib Pertama dari mobilisasi Eropa, Nicaea, Dorylaeum, Antioch, Ma‘arra, hingga pembantaian Yerusalem tahun 1099—lalu menutupnya dengan pertanyaan tajam: mengapa orang-orang yang tulus terus kalah? 1) Kekuatan Paus dan mesin mobilisasi Eropa Dr. Hassan membuka dengan menjelaskan konteks Eropa abad pertengahan: meski terpecah secara politik, ada satu figur yang sangat dominan, yakni Paus —dipandang sebagai “otoritas tertinggi” yang ditaati, bahkan oleh para penguasa. Dari sinilah Perang Salib dipantik melalui seruan Paus Urban II di Clermont: gabungan retorika agama + janji keuntungan duniawi (tanah subur, harta, “milk and honey”). Intinya: mereka tidak hanya “marah”—mereka terorganisasi . 2) ...

Pangling ketika melihat Unit Pemukiman Transmigrasi Lamunti dari udara

 Saat melihat video di atas, saya agak bingung, ini di mana lokasinya. Setelah mendekati Lamunti II A-1, saya baru tahu bahwa ini adalah perjalanan dari muara (Sungai Kapuas) menuju ke Lamunti II A-1. Kalau melihat ada jalan setapak di sebelah kanan jalur sekunder tersebut, maka itu adalah jalan yang ditempuh oleh para pejabat ketika menyambut kedatangan Bapak Presiden Soeharto di Lamunti II A-1 pada tahun 1998.

Ketika sampai di Lamunti II A-1, kamera membelok ke kanan, mungkin khawatir nanti kalau lurus terus sampai Dadahup G-1 akan kelihatan kebun sawit di sebelah kiri :). 

Mudah-mudahan program Food Estate ini benar-benar serius, tidak mengulang kesalahan yang sama waktu program Lahan Gambut 1 juta hektar yang lalu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas