Kapuas Lebih Aman: Saat Pasien dan Keluarga Jadi “Mitra” Keselamatan Pelayanan Kesehatan

Gambar
  Kalau mendengar kata keselamatan pasien , banyak orang membayangkan urusan rumah sakit saja—alat canggih, dokter spesialis, ruang operasi. Padahal, keselamatan pasien dimulai dari hal yang paling dekat dengan kita: komunikasi yang jelas, obat diminum dengan benar, kebiasaan cuci tangan, dan keputusan berobat yang dipahami pasien serta keluarganya. WHO melalui Global Patient Safety Action Plan 2021–2030 menegaskan visi dunia “tidak ada yang dirugikan dalam pelayanan kesehatan” dan salah satu prinsip utamanya adalah melibatkan pasien dan keluarga sebagai mitra dalam perawatan yang aman .  Lebih jauh, WHO menekankan bahwa layanan kesehatan itu “diproduksi bersama” antara tenaga kesehatan dan pengguna layanan; karena itu keselamatan akan lebih mudah dicapai bila pasien terinformasi, dilibatkan, dan diperlakukan sebagai partner penuh , mulai dari kebijakan hingga keputusan di titik layanan ( shared decision-making ).  Di Kabupaten Kapuas—dengan wilayah yang luas, banyak des...

Pangling ketika melihat Unit Pemukiman Transmigrasi Lamunti dari udara

 Saat melihat video di atas, saya agak bingung, ini di mana lokasinya. Setelah mendekati Lamunti II A-1, saya baru tahu bahwa ini adalah perjalanan dari muara (Sungai Kapuas) menuju ke Lamunti II A-1. Kalau melihat ada jalan setapak di sebelah kanan jalur sekunder tersebut, maka itu adalah jalan yang ditempuh oleh para pejabat ketika menyambut kedatangan Bapak Presiden Soeharto di Lamunti II A-1 pada tahun 1998.

Ketika sampai di Lamunti II A-1, kamera membelok ke kanan, mungkin khawatir nanti kalau lurus terus sampai Dadahup G-1 akan kelihatan kebun sawit di sebelah kiri :). 

Mudah-mudahan program Food Estate ini benar-benar serius, tidak mengulang kesalahan yang sama waktu program Lahan Gambut 1 juta hektar yang lalu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas