Menyiapkan Kapuas Menghadapi Perubahan Penduduk: Belajar dari Simulasi Demografi Dunia

Gambar
  Oleh: Informasi Kapuas Perubahan jumlah penduduk bukan hanya urusan angka. Ia berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari: jumlah anak sekolah, kebutuhan layanan kesehatan, lapangan kerja, kebutuhan pangan, perumahan, hingga perhatian terhadap warga lanjut usia. Sebuah dokumen dari Our World in Data memperkenalkan alat simulasi penduduk yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana jumlah dan struktur penduduk suatu negara berubah hingga tahun 2100. Alat ini menunjukkan bahwa masa depan penduduk sangat dipengaruhi oleh tiga hal utama: angka kelahiran, usia harapan hidup, dan migrasi penduduk. Dengan mengubah asumsi pada tiga faktor tersebut, pengguna dapat melihat bagaimana jumlah penduduk dan komposisi usia akan berubah di masa depan. Tiga Faktor yang Menentukan Masa Depan Penduduk Pertama adalah angka kelahiran . Jika rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan menurun, maka dalam jangka panjang jumlah penduduk usia muda akan berkurang. Sebaliknya, ji...

Pangling ketika melihat Unit Pemukiman Transmigrasi Lamunti dari udara

 Saat melihat video di atas, saya agak bingung, ini di mana lokasinya. Setelah mendekati Lamunti II A-1, saya baru tahu bahwa ini adalah perjalanan dari muara (Sungai Kapuas) menuju ke Lamunti II A-1. Kalau melihat ada jalan setapak di sebelah kanan jalur sekunder tersebut, maka itu adalah jalan yang ditempuh oleh para pejabat ketika menyambut kedatangan Bapak Presiden Soeharto di Lamunti II A-1 pada tahun 1998.

Ketika sampai di Lamunti II A-1, kamera membelok ke kanan, mungkin khawatir nanti kalau lurus terus sampai Dadahup G-1 akan kelihatan kebun sawit di sebelah kiri :). 

Mudah-mudahan program Food Estate ini benar-benar serius, tidak mengulang kesalahan yang sama waktu program Lahan Gambut 1 juta hektar yang lalu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas