Menyusuri Kubah Guru Hamdi di Handel II Pangkalan Sari: Jejak Seorang Qori dan Pendiri Pesantren di Basarang

Gambar
  Musholla Miftahussalam Oleh: Jum'atil Fajar | Informasi Kapuas Di berbagai pelosok Kabupaten Kapuas masih tersimpan jejak para tokoh agama yang telah berkontribusi dalam penyebaran Islam dan pendidikan keagamaan. Sayangnya, tidak semua kisah mereka terdokumentasikan dengan baik. Salah satu jejak tersebut adalah Kubah Guru Hamdi yang berada di Handel II, Desa Pangkalan Sari, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah . Rasa penasaran terhadap tempat ini membawa saya melakukan perjalanan singkat pada Minggu, 14 Juni 2026, saat dalam perjalanan dari Pulang Pisau menuju Kuala Kapuas. Berawal dari Sebuah Papan Petunjuk Ketika melintas di Jalan Trans Kalimantan, saya berbelok ke kiri menuju kawasan Desa Bungai Jaya. Dari sana perjalanan dilanjutkan dengan berbelok ke kanan melewati Poskesdes Bungai Jaya. Tidak lama kemudian saya tiba di sebuah perempatan jalan. Di sana terdapat sebuah papan petunjuk bertuliskan "Kubah Guru Hamdi" lengkap dengan tanda pana...

Menghapal Qur'an seperti orang yang naik gunung - Ustadz Abdul Aziz Abdur Rouf, Al-Hafidz, Lc

Beda kalau yang bicara adalah orang yang sudah hapal Qur'an dan mengajarkannya. Beliau memberi banyak sekali tip-tip yang menarik dalam menghapalkan Qur'an.

Beliau mengamini semua sikap orang dalam berinteraksi bersama dengan Qur'an baik itu:

  • Belajar membaca
  • Membaca
  • Menghapal
  • Membaca terjemah
  • Membaca tafsir
  • Mengajarkan Qur'an
Ketika ditanya tentang bagaimana menyemangati diri saat merasa kesulitan dalam menghapal. Beliau menyarankan agar kita bersikap seperti orang yang naik gunung. Kalau tidak bisa cepat, cukup jalan selangkah-selangkah, namun tetap berjalan. Jadi kalau lagi malas untuk menghapal, perbanyak untuk membaca Qur'an. Misalnya membaca surat yang mau dihapal sebanyak 50 kali.

Ketika ditanya tentang bagaimana memotivasi anak untuk menghapal Qur'an. Beliau mengingatkan bahwa menghapal Qur'an ini bukan perlombaan. Tidak ada bahasa gagal dalam menghapal Qur'an. 

Beliau mengajak kita untuk bersabar bersama Qur'an, sampai setan bosan untuk menggoda. 

Beliau mengajak para orang tua untuk bisa membentuk lingkungan Qur'an di rumah masing-masing. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas