Keamanan Pangan: Dimulai dari Dapur, Dijaga oleh Kita Semua

Gambar
  Makanan adalah kebutuhan paling dasar manusia. Setiap hari kita makan untuk mendapatkan energi, tumbuh, bekerja, belajar, dan menjaga kesehatan. Namun, makanan yang tampak enak dan mengenyangkan belum tentu aman. Bila makanan tercemar bakteri, virus, parasit, atau bahan kimia berbahaya, makanan tersebut justru dapat menjadi sumber penyakit. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengingatkan bahwa keamanan pangan, gizi, dan ketahanan pangan saling berkaitan erat. Artinya, makanan yang cukup saja belum cukup. Makanan juga harus bergizi dan aman dikonsumsi. Tanpa keamanan pangan, makanan dapat menyebabkan diare, keracunan, gangguan kesehatan jangka panjang, bahkan kematian. WHO memperkirakan sekitar 866 juta orang di dunia jatuh sakit setiap tahun setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, dan 1,52 juta orang meninggal dunia akibat masalah tersebut. Anak-anak di bawah usia lima tahun termasuk kelompok yang paling rentan. Mengapa Keamanan Pangan Penting? Keamanan pangan berar...

Tahun 2015 Indonesia menyumbang 5,75% sampah plastik ke laut

 

Sumber: https://ourworldindata.org/ocean-plastics

Melihat kondisi di atas, ada baiknya kita mulai mengurangi penggunaan plastik sebisa mungkin. Kita bisa mulai dengan membawa termos atau botol air ke kantor. Beberapa toko di Kuala Kapuas sudah mulai menawarkan untuk menggunakan kantong pembawa barang yang tidak terbuat dari plastik. Sudah ada juga hadiah yang dikirimkan yang berupa tas yang tidak terbuat dari plastik.

Upaya kota tetangga, Banjarmasin yang mengharuskan toko-toko menyediakan kantong yang dapat didaur ulang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas